• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 10 Agustus 2022

Keislaman

Keistimewaan Membaca Surat Yasin

Keistimewaan Membaca Surat Yasin
Para santri setor bacaan Al-Qur'an di hadapan ustadz (Foto:NOJ/Syaichona.net)
Para santri setor bacaan Al-Qur'an di hadapan ustadz (Foto:NOJ/Syaichona.net)

Surat Yasin adalah surat ke-36 dalam Al-Qur'an yang terdiri atas 83 ayat. Surat ini termasuk surat Makkiyah. Pokok-pokok surat Yasin tidak lepas dari akidah umat sebelum Nabi Muhammad, perjuangan Rasulullah dalam menyampaikan risalah kenabian, keagungan Allah, dan keanekaragaman perilaku manis.
 

Di akar rumput, surat Yasin merupakan bacaan yang populer saat mengisi kegiatan diniyah, seperti tahlilan, malam Jum'at dan sejenisnya. Di berbagai majelis surat Yasin menjadi rangkaian acara, baik di awal acara ataupun dijadikan inti dari acara tersebut. Warga mengenalnya dengan sebutan jamaah Yasinan malam Jumat.
 

Menurut ulama, kalimat Ya Sin merupakan sumpah Allah SWT, nama Allah SWT, nama Al-Qur'an, nama Nabi Muhammad SAW, dan penegasan kepada manusia yang belum diperingatkan pada masa sebelumnya bahwa Rasulullah SAW adalah utusan-Nya.
 

Bagi yang membaca surat Yasin pada suatu malam dengan mengharapkan wajah Allah, maka akan diampuni pada malam itu. Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda.
 

مَنْ قَرَأَ (يس) فِيْ لَيْلَةٍ ابْتِغَاءَوَجْهِ اللّٰهِ غُفِرَلَهُ فِيْ تِلْكَ الَّليْلَةِ
 

Artinya : Barang siapa yang membaca Yasin pada suatu malam dengan mengharap wajah Allah maka ia akan diampuni pada malam itu. (HR. Ad-Darimi: II/457)
 

Selain itu, surat Yasin adalah inti Al-Qur'an dan disunahkan membacanya pada orang yang hendak meninggal dunia. Ma'qil bin Yassar meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:
 

اَلْبَقَرَةُ سَنَامُ القُرْآنِ، وَاسْتُخْرِجَتْ "اللّٰهُ لاَإِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ" مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ، وَ (يس) قَلْبُ القُرْآنِ، لَا يَقْرَؤُهَا رَجُلٌ يُرِيْدُ اللّٰهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَالدَّارَ الآ خِرَةَ إِلَّا غُفِرَلَهُ، إِقْرَءُهَا عَلَى مَوْتَاكُمْ. يَعْنِيْ (يس)
 

Artinya: Al-Baqarah adalah punuknya Al-Qur'an dan ayat (ini) dikeluarkan dari bawah arsy, yaitu:

 

اللهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَالْحَىُّ الْقَيُّومُ
 

Sedangkan surat Yasin adalah inti dari Al-Qur'an. Tidaklah seseorang yang membacanya dengan niat menginginkan Allah dan negeri akhirat melainkan ia akan diampuni. Bacakanlah ia pada orang-orang yang hendak meninggal di antara kalian. (HR. Ahmad: V/25, 26)
 

Dari beberapa penjelasan di atas, banyak ulama menganjurkan membaca surat Yasin, terutama malam Jum'at. Karena memiliki banyak keistimewaan.
 

1. Hati Al-Qur'an adalah surat Yasin. Barang siapa yang membacanya, Allah mencatat pahala bagi pembacanya yang sebanding dengan membaca Al-Qur'an sepuluh kali.
 

2. Barang siapa yang membaca surat Yasin di malam Jum'at, maka Allah memberikan keimanan yang kukuh.
 

3. Barang siapa membaca surat Yasin pada suatu malam karena mengharapkan ridha Allah, maka Allah mengampuni dosa-dosanya yang lampau dan keesokan harinya.
 

4. Barang siapa membaca surat Yasin di depan orang yang sedang menghadapi sakaratul maut, maka Allah meringankan dan memudahkan keluarnya ruh.
 

5. Barang siapa berziarah ke kuburan, lalu membaca surat Yasin, maka Allah meringankan siksa seluruh ahli kubur pada waktu itu. Selanjutnya, pembaca surat Yasin memperoleh pahala yang sama dengan jumlah pahala ahli kubur yang ada


Keislaman Terbaru