• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Keislaman

Keutamaan Membaca Surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas dan Mu'awwidzatain setelah Shalat Jumat

Keutamaan Membaca Surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas dan Mu'awwidzatain setelah Shalat Jumat
Membaca surat al-fatihah dan muawwidzatain setelah shalat Jumat memiliki sejumlah keistimewaan (Foto:NOJ/nuonline)
Membaca surat al-fatihah dan muawwidzatain setelah shalat Jumat memiliki sejumlah keistimewaan (Foto:NOJ/nuonline)

Wiridan menjadi hal yang tak lepas dari amaliah Nahdliyin di berbagai tempat. Apalagi usai melaksanakan shalat jamaah, menjadi ciri khas Nahdliyin membaca berbagai macam wirid bersama dengan mengeraskan suara. Seperti halnya yang sering kita tahu di beberapa masjid, usai melaksanakan shalat Jumat biasanya membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, dan Mu'awwidzatain (Al Falaq dan An-Nas).


Dalam kitab Bughyah al-Mustarsyidiin jilid 1 halaman 175 disebutkan, ada beberapa keutamaan membaca surat-surat tersebut usai shalat Jumat.


فائدة : ورد أن من قرأ الفاتحة والإخلاص والمعوذتين سبعاً سبعاً عقب سلامه من الجمعة قبل أن يثني رجليه غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر ، وأعطي من الأجر بعدد من آمن بالله ورسوله ، وبوعد من السوء إلى الجمعة الأخرى


Artinya: Ada sebuah faedah, disebutkan, barang siapa membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas dan surat Al-Mu’awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas) masing-masing sebanyak 7 kali setelah salam shalat Jumat, sebelum ia melipat kedua kakinya, maka diampuni dosa-dosanya yang lalu dan akan datang, ia diberi pahal sebanyak hitungan orang beriman kepada Allah dan rasulNya, dan ia dijanjikan dijauhkan dari kejelekan hingga Jumat berikutnya.


Masih di dalam kitab dan halaman yang sama, ada fadlilah lain bagi yang mengamalkan wirid di atas dengan ada tambahan doa yang dipanjatkan setelah membaca wirid tersebut.


 ، وفي رواية زيادة وقبل أن يتكلم حفظ له دينه ودنياه وأهله وولده ويقول بعدها أربع مرات : اللهم يا غني يا حميد ، يا مبدىء يا معيد ، يا رحيم يا ودود ، أغنني بحلالك عن حرامك ، وبطاعتك عن معصيتك ، وبفضلك عمن سواك ، اهـ باعشن


Artinya: Dalam sebuah riwayat, (bila dibaca) sebelum ia berbicara, maka dijaga baginya agamanya, dunianya, keluarga dan anak-anaknya. Setelahnya membaca doa berikut sebanyak empat kali, yaitu:


اَللّٰهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيدُ ، يَا مُبدُىءُ يَا مُعِيدُ ، يَا رَحِيمُ يَا وَدُودُ ، أَغنِنِي بِحَلَالِكَ عَن حَرَامِكَ ، وَبِطَاعَتِكَ عَن مَعصِيَتِكَ ، وَبِفَضلِكَ عَمَّن سِوَاكَ


Bahkan, disebutkan dalam kitab I'anatut Tholibin jilid 2 halaman: 106, Ibnu Mas'ud menyebutkan keutamaan doa di atas usai membaca wirid tersebut 


من قال بعد قراءة ما تقدم: اللهم يا غني يا حميد، يا مبدئ يا معيد، يا رحيم يا ودود، اغنني بفضلك عمن سواك، وبحلالك عن حرامك.أغناه الله، ورزقه من حيث لا يحتسب


Artinya: Barang siapa usai membaca apa yang telah disebutkan (Surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Mu'awwidzatain), membaca doa: 


اَللّٰهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيدُ ، يَا مُبدُىءُ يَا مُعِيدُ ، يَا رَحِيمُ يَا وَدُودُ ، أَغنِنِي بِحَلَالِكَ عَن حَرَامِكَ


Maka Allah akan memberi kekayaan kepadanya, dan memberinya rizki yang tidak terduga.


Oleh karena itu, sungguh sayang jika amalan-amalan di atas dengan fadlilah yang begitu luar biasa tersebut terlewatkan begitu saja. Wallahu a'lam.


Keislaman Terbaru