• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 24 Juni 2024

Madura

Fatayat NU Sumenep Diharap Konsisten Perkuat Penataan Kelembagaan

Fatayat NU Sumenep Diharap Konsisten Perkuat Penataan Kelembagaan
Zainul Hasan, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep. (Foto: NOJ/Screenshot kanal Youtube TVNU Sumenep)
Zainul Hasan, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep. (Foto: NOJ/Screenshot kanal Youtube TVNU Sumenep)

Sumenep, NU Online Jatim

Zainul Hasan, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep mengatakan, fokus dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yakni memperhatikan soal penataan kelembagaan, sistem, dan keorganisasian. Fatayat NU diharap konsisten memperkuat penataan kelembagaan, baik dari tingkat cabang sampai anak ranting.


“Mari kita jadikan Fatayat sebuah organisasi, bukan sekedar paguyuban. Kita tata sistemnya, lembaganya, mengelola administrasi secara rapi, agar kebesaran NU benar-benar ada,” ujarnya saat memberi sambutan pada acara Resepsi Puncak 1 Abad NU yang dihelat oleh Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep.


Ia meyakini, penataan kelembagaan akan membawa dampak besar terhadap perekonomian, mengurangi angka kemiskinan, pencegahan stunting, perlindungan perempuan dan anak, serta melahirkan pemudi NU yang memiliki keterampilan di bidang kewirausahaan.


“Kepada seluruh organ-organ NU untuk tampil ke depan dengan melakukan kegiatan yang konkrit. Tidak lagi terjebak pada kegiatan yang serimonial belaka,” terang Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk ini.


Dijelaskan, kepada seluruh struktur Fatayat NU agar bisa memberikan manfaat pada warga. Tak hanya itu, ia mengajak untuk membangun narasi dan wawasan keagamaan yang moderat ala Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah.


“Mari kita sama-sama berusaha semaksimal mungkin agar ajaran Aswaja benar-benar tumbuh subur di Sumenep. Tugas kita adalah menjaga dan mengawal Aswaja di perkotaan hingga pedesaan,” paparnya kepada peserta upgrading kapabilitas dan peran perempuan NU yang dipusatkan di gedung Islamic Centre Batuan, Sumenep, Jum’at (20/01/2023).


Pihaknya mengimbau agar membangun konsolidasi dan soliditas di internal kepengurusan. Ditegakan olehnya, jangan sampai persoalan sepele menjadi penyebab runtuhnya sebuah organisasi. Selain itu, ia menyarankan untuk memusyawarahkan segala persoalan dengan baik. Tentunya dilakukan sesuai mekanisme kerja di tingkat Badan Otonom (Banom) NU.


“Jika di NU ada Ukhuwah Nahdliyah. Di Fatayat juga menjaga Ukhuwah Fatayatiyah. Dengan begitu seluruh struktur akan berkontribusi terhadap kemajuan agama, bangsa, dan negara,” tandasnya.


Tak sampai di situ, ia mengapresiasi seluruh rangkaian 1 Abad NU yang dihelat oleh Fatayat NU Sumenep yang serentak dilakukan dari tingkat cabang sampai ranting.


Madura Terbaru