• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Madura

Ikuti, Banser Sumenep Bakal Gelar Susbalan pada 24-26 Juni 2022

Ikuti, Banser Sumenep Bakal Gelar Susbalan pada 24-26 Juni 2022
Flyer Susbalan Banser Kabupaten Sumenep. (Foto: NOJ/ Ist)
Flyer Susbalan Banser Kabupaten Sumenep. (Foto: NOJ/ Ist)

Sumenep, NU Online Jatim
Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Sumenep akan menggelar Kursus Banser Lanjutan atau Susbalan pada 24-26 Juni 2022 mendatang. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Desa Aengdake Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep.


Kepala Satkorcab Banser Sumenep, Su’aidi mengatakan, bahwa Susbalan adalah pelatihan atau kaderisasi resmi Banser tingkat kedua. Hal ini dilaksanakan guna meningkatkan keterampilan Banser setelah mengikuti pelatihan tingkat pertama, yakni Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar).


"Kaderisasi di lingkungan Banser merupakan bagian integral dari Gerakan Pemuda Ansor, yang dilakukan secara sistematis, terpadu, terukur, dan berkelanjutan. Untuk itu, kami melakukan (kaderisasi) ini sebagai pembinaan dan pengembangan Banser di bidang kognisi, efektifitas, dan pengabdian setiap anggota," ujarnya, Rabu (18/05/2022).


Dirinya menuturkan, seyogyanya pelaksanaan Susbalan tidak jauh berbeda dengan kaderisasi Banser sebelumnya, yakni Diklatsar. Di samping diberikan materi tentang penanaman nilai, karakteristik, identitas, loyalitas, komitmen, dan ideologi Islam Aswaja, juga diarahkan untuk melakukan kajian organisasi dan konsep dasar kecakapan hidup.


“Susbalan ini lebih mengarah kepada pengembangan wawasan dan jiwa profesionalisme melalui pemahaman berbagai aspek di bidang yang sesuai dengan minat dan bakat peserta,” kata Su’aidi.


Ketua Panitia Susbalan Satkorcab Banser Sumenep, Sabura menuturkan, bahwa kegiatan ini ditargetkan diikuti kurang lebih 300 anggota Banser atau kader Ansor yang sudah lulus Diklatsar di wilayah masing-masing.


"Kami targetkan 300 peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Tapi kami akan mendahulukan peserta dari internal Banser Sumenep,” terangnya.


Ia mengatakan, sejumlah persyaratan diwajibkan kepada peserta. Meliputi, pria Muslim minimal usia 17 tahun, lulus Diklatsar Banser, membawa KTP dan sertifikat Diklatsar (asli dan foto copy), pas foto ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar (PDL berbaret), surat rekomendasi dari Satkoryon/Satkorcab masing-masing, membawa kartu vaksin (minimal dosis 1), dan surat keterangan sehat.


“Adapun perlengkapan yang wajib dibawa peserta ialah, seragam PDL lengkap, seragam training, sepatu olahraga, perlengkapan shalat, perlengkapan mandi, serta masker dan obat-obatan,” imbuhnya.


Disebutkan, bahwa peserta dibebankan biaya pendaftaran Rp300 ribu. Dengan biaya tersebut, peserta mendapat fasilitas kaos, slyer, ID Card, block note, sertifikat, badge Susbalan, serta konsumsi dan penginapan selama pelatihan.


“Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi akun media sosial PC GP Ansor Sumenep," pungkas Sabura.


Madura Terbaru