• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 21 Mei 2022

Pantura

Ketua Ansor Jatim: Perwira Banser Taat Komando

Ketua Ansor Jatim: Perwira Banser Taat Komando
Ketua PW GP Ansor Jatim menutup Susbalan ke-30 di Tuban. (NOJ/Aminuddin)
Ketua PW GP Ansor Jatim menutup Susbalan ke-30 di Tuban. (NOJ/Aminuddin)

Tuban, NU Online Jatim
Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) ke-30 Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur resmi ditutup, Ahad (09/01/2022). Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (06/01/2022) di Tuban tersebut ditutup Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, M Syafiq Syauqi.
 

“Para perwira Banser Jawa Timur yang akan kembali ke kampung halamannya agar tetap patuh dan taat pada pimpinan,” kata Gus Syafiq. 
 

Disampaikannya bahwa di mana pun perwira Banser berada harus tetap taat pada komando pimpinan Banser Jawa Timur.
 

“Karena kami juga taat dan patuh pada pimpinan pusat," ujarnya.
 

Dijelaskannya bahwa hingga awal tahun 2022 prajurit Banser secara nasional sudah mencapai 8 juta orang dari berbagai lulusan pelatihan Banser.
 

"Jawa Timur juga terus mengadakan pendidikan dan latihan dengan target setiap ranting (desa) Ansor mempunyai prajurit 1 pleton atau 30 Banser, sebagaimana arahan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur," tegasnya.
 

Penyiapan ‘tentara’ Banser NU suatu keniscayaan untuk menjaga ulama dan membatu kokohnya NKRI di saat kemerosotan pangan dunia akhir-akhir ini. 
 

“Disamping untuk membendung gerakan transnasional yang bisa mengganggu Negara Kesatuan Republik Indoensia atau NKRI,” pungkasnya.
 

Pada Susbalan ini peserta dinyatakan lulus sebanyak 154 perwira Banser dari dalam dan luar Jawa Timur. Di antaranya Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Kudus, Blora, Pulau Bawean, Banyuwangi, Jombang, Gresik, Lamongan, dan Kabupaten Tuban.
 

Kegiatan berjalan tanpa kendala. Peserta juga tidak ada yang gugur atau meninggalkan tempat karena sakit atau kendala lain.


Editor:

Pantura Terbaru