• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Matraman

Banser dan Pesantren di Ponorogo Bedah Rumah Tak Layak Huni

Banser dan Pesantren di Ponorogo Bedah Rumah Tak Layak Huni
Banser dan Pesantren Fathul Muna saat membedah rumah Slamet Cetil, warga Desa Mbancangan Kecamatan Sambit, Ponorogo. (Foto: NOJ/ Zen Muhammad)
Banser dan Pesantren Fathul Muna saat membedah rumah Slamet Cetil, warga Desa Mbancangan Kecamatan Sambit, Ponorogo. (Foto: NOJ/ Zen Muhammad)

Ponorogo, NU Online Jatim

Pondok Pesantren Fathul Muna dan Satuan Provost Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ponorogo bahu membahu melakukan bedah rumah Slamet Cetil, warga Desa Mbancangan Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jumat (31/12/2021). 

 

Dari pantauan NU Online Jatim, kondisi rumah pria berusia 54 tahun tersebut sudah tidak layak huni, yakni berlantai tanah dan atap mulai rapuh. Selain itu, dinding hanya berupa anyaman bambu. Untuk itu, pihak Pesantren Darul Muna dan Provost Banser langsung bergerak cepat.


"Kalau hujan, saya tidak berani berdiam di rumah, Mas. Soalnya kayunya lapuk, gentengnya sangat kuno. Saya takut roboh," kata Slamet. 


Slamet mengungkapkan, bahwa rumahnya tersebut tidak memiliki sambungan listrik murni dan masih menyambung ke tetangganya. Ia berharap, selain bantuan bedah rumah juga dibantu untuk penyambungan listrik dari pihak terkait. 


"Belum ada listrik murni. Kalau bisa dibantu listrik yang 1.300," ungkapnya. 


Proses bedah rumah tersebut diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiai Winarto selaku Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Muna. "Semoga bermanfaat dan barokah untuk pemilik para relawan," ujar Kiai Winarto.


Sementara itu, Kepala Satuan Provost Banser Ponorogo, Sumariadi menyampaikan, kegiatan bedah rumah merupakan kegiatan bakti sosial Provost Banser. Menurutnya, proses bedah rumah tersebut dilakukan bersama-sama.


​​​​​​​"Mulai dari menurunkan genteng, merobohkan rumah. Kemudian nanti ada tim lagi dari Pesantren Fathul Muna dan Banser yang bertugas membangun kembali rumah agar layak huni," pungkasnya.


Matraman Terbaru