• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 23 Mei 2022

Metropolis

Kasatkorwil Banser Jatim Ingatkan Empat Fungsi Penting Banser

Kasatkorwil Banser Jatim Ingatkan Empat Fungsi Penting Banser
Gus Irsyad Yusuf, Kasatkorwil Banser Jatim, di Susbalan XXXI Satkorcab Sidoarjo. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
Gus Irsyad Yusuf, Kasatkorwil Banser Jatim, di Susbalan XXXI Satkorcab Sidoarjo. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim
HM Irsyad Yusuf, Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jatim, mengingatkan tentang empat fungsi penting Banser.
 

Hal tersebut disampaikannya di depan ratusan peserta Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) ke-XXXI Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Sidoarjo di lapangan Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (28/01/2022).

 

“Kita harus memahami bahwa Banser adalah kader inti GP Ansor sebagai pengawal dan penggerak program sosial kemasyarakatan dan program-program Nahdlatul Ulama (NU). Maka dari itu, sahabat-sahabat juga harus memahami tentang fungsi Banser, yakni yang pertama adalah kaderisasi, kemudian yang kedua, Banser sebagai dinamisator atau penggerak program Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
 

Adapun fungsi yang ketiga, Banser menjadi stabilisator pengawal dan penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan yang keempat, Banser sebagai katalisator, artinya berkhidmat kepada agama, bangsa, dan negara.
 

"Kita semua dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas baik dari segi personal maupun fungsi organisasi, salah satunya melalui Susbalan yang kita laksanakan ini. Susbalan merupakan rangkaian pendidikan tingkat lanjut bagi Kader Banser sebagai wahana pemantapan karakter dan ideologi sebagai calon pemimpin Banser yang memiliki watak kepemimpinan sesuai  ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah," tandas Gus Irsyad, sapaan akrabnya.
 

Bupati Pasuruan tersebut menekankan, tantangan Banser ke depan harus bergerak dan menjadi garda terdepan, terutama dalam menangkal isu-isu intoleran dan gerakan radikalisme yang akan memecah belah kedaulatan NKRI.
 

Sementara itu, HM Syafiq Syauqi, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, mengungkapkan, saat ini animo masyarakat untuk bergabung dengan Banser sangat tinggi. Untuk itu diperlukan tingkat perwira yang lebih banyak, dan Susbalan ini bertujuan mencetak perwira-perwira Banser.
 

Dirinya berharap, setelah ini ada pengawasan yang rasionya harus seimbang dengan jumlah Banser yang ada di Jatim, idealnya satu orang provost Banser mengawasi 100 anggota Banser.


Metropolis Terbaru