• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 23 Mei 2022

Tapal Kuda

NU Peduli Semeru

Giliran Banser Lumajang Bangun 50 Unit Huntara untuk Korban Semeru

Giliran Banser Lumajang Bangun 50 Unit Huntara untuk Korban Semeru
Banser Lumajang saat peletakan batu pertama pembangunan Huntara yang dipimpin langsung oleh H. Thoriqul Haq Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Kabupaten Lumajang. (Foto: Istimewa)
Banser Lumajang saat peletakan batu pertama pembangunan Huntara yang dipimpin langsung oleh H. Thoriqul Haq Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Kabupaten Lumajang. (Foto: Istimewa)

Lumajang, NU Online Jatim

Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) untuk korban terdampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru terus dikebut. Kali ini Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Lumajang yang mulai membangun 50 unit Huntara pada Jumat (28/01/2022) di tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Candipuro, Lumajang.

 

Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama yang dipimpin H Thoriqul Haq Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Lumajang ditemani sejumlah jajaran Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lumajang serta disaksikan langsung puluhan Banser.

 

H Thoriqul Haq atau yang biasa disapa Cak Thoriq menuturkan, alasan Banser membangun sendiri Huntara ini karena banyak donatur yang mengirimkan donasinya ingin membangun Huntara khusus atas nama Banser.

 

"Kita mendapat amanah dari sahabat Banser dari berbagai kabupaten/ kota lain, bersama-sama ingin membantu dan meringankan beban bencana erupsi Semeru. Saat ini kita target 50 Huntara," ungkap Bupati Lumajang tersebut.

 

Secara khusus Cak Thoriq meminta semua elemen Banser dari seluruh Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) bisa bahu-membahu dan semangat menuntaskan pembangunan ini dengan cepat agar Huntara segera bisa ditempati para korban yang saat ini masih berada di pengungsian.

 

"Saya minta semuanya bersemangat, saling menyampaikan kepada sahabat Banser lainnya. Nanti dikerjakan bergantian demi semangat kebanseran kita. Tentunya Bagana (Banser Tanggap Bencana) selalu menjadi bagian penting dalam keadaan-keadaan bencana untuk menjadi bagian penting dalam setiap penanganan bencana," imbuh Cak Thoriq.

 

Sementara itu, Rofiul Ulum Koordinator pembangunan Huntara dari Tim NU Peduli Lumajang mengatakan, 50 unit yang dibangun Banser tidak termasuk dalam 250 unit yang digarap NU Peduli.

 

"Karena Banser mendapat donasi khusus untuk itu. Jika ditotal sebenarnya NU membangun 300 unit dengan yang dibangun Banser ini," terang Rofi'.

  

Jauh sebelumnya tim NU Peduli juga sudah melakukan peletakan batu pertama. Dalam pembangunan Huntara tahap pertama ini NU Peduli juga menargetkan 46 unit selesai dalam waktu satu bulan.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru