• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 5 Desember 2022

Madura

LAZISNU di Pamekasan Diharap Jadi Role Model Aksi Filantropi Nahdliyin

LAZISNU di Pamekasan Diharap Jadi Role Model Aksi Filantropi Nahdliyin
Prosesi pelantikan pengurus LAZISNU Pademawu, Pamekasan, Ahad (29/08/2021). (Foto: NOJ/ Moh Basrullah).
Prosesi pelantikan pengurus LAZISNU Pademawu, Pamekasan, Ahad (29/08/2021). (Foto: NOJ/ Moh Basrullah).

Pamekasan, NU Online Jatim

Belasan kader Nahdlatul Ulama (NU) resmi dilantik sebagai pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pademawu, Pamekasan. Prosesi pelantikan dipusatkan di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan, Ahad (29/08/2021).

 

Ketua Pengurus Cabang (PC) LAZISNU Pamekasan, KH Mahrus Shofi Munir mengatakan, melihat dari yang dilakukan selama ini, diharapkan pengurus LAZISNU Pademawu yang dilantik dapat menjadi role model di Kabupaten Pamekasan.

 

“Selamat mengabdi di NU melalui LAZISNU,” ujar Kiai Mahrus.

 

Senada dengan hal itu, Ketua MWCNU Pademawu, KH Ali Rahbini menyampaikan, rasa syukur atas dikukuhkannya kepengurusan yang baru tersebut. Ia menyebutkan, bahwa LAZISNU merupakan lembaga di bawah naungan NU yang paling aktif dalam berkhidmat pada masyarakat di Kecamatan Pademawu.

 

“Bahkan, dari saking aktifnya turun ke masyarakat, pengurus LAZISNU lebih familiar ke masyarakat dibanding saya sendiri,” ungkapnya.

 

Sementara Ketua LAZISNU Pademawu, Mohammad Nasir menegaskan, bahwa pihaknya di masa saat ini memiliki empat bidang program unggulan. Di antaranya ialah program pendidikan dan dakwah, sosial dan bencana, ekonomi produktif, dan kesehatan.

 

“Untuk saat ini, program kesehatan kita fokus pada pengadaan Mobil Sehat NU atau Mobisnu,” tuturnya saat sambutan.

 

Dirinya menambahkan, bahwa dalam mengabdi dan berjuang di NU akan mendapatkan sedikitnya dua keuntungan, yaitu barokah dari muassis NU dan doa dari KH M Hasyim Asy’ari agar wafat dalam keadaan husnul khotimah hingga anak cucu.

 

“Keuntungan ini memang tidak tampak oleh mata, namun ini merupakan harapan banyak orang. Dua hal ini yang menjadi energi semangat kami dalam berkhidmat di NU,” tegasnya.

 

Diketahui, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim yang tersebar di 15 Ranting NU se-Kecamatan Pademawu.

 

Penulis: Moh Basrullah

Editor: A Habiburrahman


Madura Terbaru