• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Madura

LAZISNU Sumenep Galang Dana untuk Muzdalifah Balita Terinfeksi Tetanus

LAZISNU Sumenep Galang Dana untuk Muzdalifah Balita Terinfeksi Tetanus
Flyer donasi NU Care-LAZISNU Sumenep untuk Muzdalifah. (Foto: NOJ/ Ist)
Flyer donasi NU Care-LAZISNU Sumenep untuk Muzdalifah. (Foto: NOJ/ Ist)

Sumenep, NU Online Jatim
NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep melakukan penggalangan dana untuk kesembuhan Muzdalifah Agustin Lestari, seorang balita usia sekira 20 bulan yang divonis infeksi tetanus derajat berat.


Ketua NU Care-LAZISNU Sumenep, Kiai A Quraisy Makki menuturkan, bahwa Muzdalifah saat ini sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Nasional dr Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Hal ini membutuhkan bantuan seluruh pihak karena biaya yang dikeluarkan tidak lah sedikit.


“Kami harap seluruh Nahdliyin membantu melakukan donasi untuk kesembuhan Muzdalifah dari penyakit Titanus yang diderita,” ujarnya, Rabu (13/04/2022).


Pihaknya juga meminta seluruh elemen untuk turut serta dan bergerak secara massif dalam penggalangan dana tersebut. "Kami sudah berkoordinasi di internal, termasuk juga dengan LAZISNU Jatim. Mohon doa dan dukungannya untuk kesembuhan Muzdalifah," katanya.


Sementara itu Rusdi, orang tua Muzdalifah menuturkan kepada NU Online Jatim, bahwa kondisi anaknya saat ini dalam keadaan kritis di RS Cipto Mangunkusumo. "Kondisinya kritis. Mohon doanya semoga anak kami bisa diselamatkan," tutur Rusdi.


Diceritakan, bahwa musibah berawal ketika warga Desa Billapora Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep itu menjaga warung sembako di daerah Jakarta bersama istri dan anak. Saat dirinya hendak menaruh beras belanjaan, tanpa disadari sang buah hati keluar dari toko, kemudian terdengar suara keras.


“Ternyata anak saya tertimpa sepeda motor. Kaki kirinya terluka dan darah terus mengalir. Saya dan istri pun panik dan membawanya ke rumah sakit,” tutur Rusdi.


Setibanya di rumah sakit, jempol kaki kiri yang nyaris putus dijahit. Kemudian Muzdalifah diizinkan pulang dan kondisinya berangsur membaik. Namun nahas, beberapa hari berselang, secara tiba-tiba tubuh Muzdalifah kaku bahkan mulutnya sulit terbuka.


Tanpa berpikir panjang, Rusdi bersama istrinya Muhsina membawa buah hatinya ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Setelah ditangani tim medis, Muzdalifah diketahui infeksi tetanus derajat berat dan membutuhkan biaya pengobatan hingga sekitar Rp240 juta.


"Kami tidak tahu harus bagaimana. Kami hanya ingin putri kami bisa diselamatkan," tutur Rusdi.


Mengingat besarnya biaya yang harus ditanggung, uluran tangan dari dermawan sangat dinanti. Donasi tersebut dapat disalurkan melalui nomor rekening 1061015098 (BSI), 31-210101003326 (BMT NU), 009501020172539 (BRI), dan 7730004700 (Bank Muamalat), atas nama NU Care-LAZISNU Sumenep.


Madura Terbaru