• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 7 Juli 2022

Madura

Inilah Tips Sehat selama Ramadhan ala LKNU Sumenep

Inilah Tips Sehat selama Ramadhan ala LKNU Sumenep
dr Slamet Riadi, pengurus LKNU Sumenep berbagi tips sehat selama Ramadhan. (Foto: NOJ/ Firdausi)
dr Slamet Riadi, pengurus LKNU Sumenep berbagi tips sehat selama Ramadhan. (Foto: NOJ/ Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Lumrah terjadi ketika puasa Ramadhan Nahdliyin merasa lemas dan kondisi tubuh kurang fit akibat makanan yang dikonsumsi. Untuk itu, Pengurus Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sumenep, dr Slamet Riadi memiliki tips ampuh agar tetap sehat dan bugar selama Ramadhan.


“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama menjalankan ibadah puasa. Mulai dari makan sahur, waktu istirahat, dan santapan saat berbuka puasa. Karena makanan tersebut berpengaruh terhadap tubuh,” ujarnya saat dihubungi NU Online Jatim, Ahad (10/04/2022).


Ia mengatakan, menu yang dimakan saat sahur mempengaruhi kerja tubuh esok harinya. Untuk itu, ia menganjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang berserat seperti buah dan sayur. Serta hindari mengkonsumsi makanan yang berminyak.


“Makanan yang berminyak menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah, sehingga aliran oksigen menjadi berkurang dan mengakibatkan mengantuk saat siang hari,” terangnya.


Dijelaskan pula, tubuh akan mempunyai tenggang waktu yang cukup guna membakar makanan untuk diubah menjadi kalori (energi), sehingga badan tidak akan lemas pada siang hari. Oleh karenanya, ia mengimbau untuk menghindari juga makanan yang terlalu manis dan mengandung gula, supaya tubuh tidak mudah lemas di siang hari.


“Minumlah air putih yang cukup dan hindari minuman yang berkafein saat sahur. Misalnya kopi, karena sifatnya diuretik, sehingga tubuh akan kehilangan cairan yang dikeluarkan melalui urin,” ujarnya.


Slamet mengingatkan, agar Nahdliyin untuk mengurangi aktivitas fisik di bawah terik matahari di saat siang Ramadhan. Namun, aktivitas fisik tetap diperlukan dalam sehari minimal 30 menit agar tubuh tetap bugar.


“Usahakan tidur yang cukup agar sel-sel otot dan organ tubuh dapat pulih kembali, baik siang maupun malam,” imbau pengurus Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Sumenep itu.


Ketua LKNU Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura itu pun menganjurkan untuk berbuka puasa secara bertahap agar lambung tidak kaget. Menurutnya, berbuka puasa hendaknya dimulai dengan mengkonsumsi makanan atau minuman yang hangat dan manis.


​​​​​​​“Hindari mengkonsumsi gorengan secara berlebihan saat berbuka puasa, serta batasi makanan yang pedas agar perut tidak menjadi mules dan mengganggu pencernaan tubuh kita. Juga jangan mengkonsumsi minuman bersoda, karena bisa membuat lambung iritasi,” pungkasnya.


Madura Terbaru