• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Madura

Kelayakan Pantai Sapo untuk Rukyatul Hilal di Sumenep

Kelayakan Pantai Sapo untuk Rukyatul Hilal di Sumenep
Proses rukyatul hilal di Kabupaten Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi)
Proses rukyatul hilal di Kabupaten Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim
Moh Fathor Rois, Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Sumenep menegaskan, pihaknya memang memilih Pantai Taneros, Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten dibandingkan Pantai Sapo di Desa Badur, Kecamatan Batuputih.
 

Namun demikian, bukan berarti Pantai Sapo tidak layak untuk dijadikan lokasi rukyatul hilal.
 

"Untuk sampai ke sana (Pantai Sapo) dari kota kurang lebih 18 kilometer atau 30 menit. Aksesnya cukup sulit. Kita harus jalan kaki, bahkan kami tidak lewat di jalan yang beraspal. Tak hanya itu, dulu kami menerobos ladang yang banyak bebatuannya," terangnya saat di konfirmasi NU Online Jatim, Jumat (01/04/2022).
 

Bagi pegiat ilmu falak, lanjutnya, sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi. Karena cukup sulit menemukan kendaraan umum.
 

"Secara estetik, keistimewaan Pantai Sapo memiliki garis pantai yang cukup panjang dan ombak yang tenang. Tetapi, jika diperuntukkan kepentingan rukyatul hilal dikatakan layak. Karena ufuk barat cukup mendukung dan luas," ungkapnya. 
 

Pria asal Gapura itu mengutarakan, Pantai Sapo sepi dari pengunjung atau wisatawan. "Dengan demikian, untuk masuk ke sana, tidak dikenakan tarif atau karcis. LFNU pernah 1 kali melakukan rukyatul hilal di sana," tutur Fathor. 
 

Dirinya mengatakan, kali ini pihaknya melakukan rukyatul hilal di Pantai Taneros. "Mohon doanya, karena kondisi cuaca di Kabupaten Sumenep sulit ditebak. Apalagi beberapa hari di sini hujan mengguyur di beberapa kecamatan," tandasnya. 


Editor:

Madura Terbaru