• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 17 Agustus 2022

Keislaman

3 Amalan Utama di Malam Nisfu Sya’ban 

3 Amalan Utama di Malam Nisfu Sya’ban 
Ada 3 amalan yang dianjurkan saat malam nisfu Sa'ban. (Foto: NOJ/LMn)
Ada 3 amalan yang dianjurkan saat malam nisfu Sa'ban. (Foto: NOJ/LMn)

Petang ini, Kamis (17/03/2022) sudah memasuki nisfu Sya’ban. Dengan demikian, usai shalat magrib, umat Islam di Tanah Air telah berada di malam nisfu Sya’ban. Dan setidaknya ada 3 (tiga) amalan yang sangat disarankan di waktu istimewa tersebut.


Seperti keterangan dalam media ini bahwa Sya’ban berarti bulan penuh berkah dan kebaikan. Pada bulan tersebut Allah membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya. Karenanya, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah seperti puasa. Hal ini sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW. 


Sebuah hadits mengatakan bahwa Nabi SAW lebih sering puasa sunah di bulan Sya’ban dibandingkan pada bulan lainnya, (HR Al-Bukhari). Selain puasa, menghidupkan malam Sya’ban juga sangat dianjurkan khususnya malam nisfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban). Maksud menghidupkan malam di sini ialah memperbanyak ibadah dan melakukan amalan baik pada malam nisfu Sya’ban. 


Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki menegaskan bahwa terdapat banyak kemuliaan di malam nisfu Sya’ban. Seperti, Allah SWT akan mengampuni dosa orang yang minta ampunan pada malam itu, mengasihi orang yang minta kasih, menjawab doa orang yang meminta, melapangkan penderitaan orang susah, dan membebaskan sekelompok orang dari neraka. 


Setidaknya terdapat 3 amalan yang dapat dilakukan pada malam nisfu Sya’ban. Aneka amalan ini disarikan dari kitab Madza fi Sya’ban karya Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki. 


1. Memperbanyak doa 
Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: 


 ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء 


Artinya: (Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan). (HR Al-Baihaqi). 


2.  Memperbanyak bacaan 2 (dua) kalimat syahadat 
Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia. Dua kalimat ini sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam nisfu Sya’ban. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Sayyid Muhammad bin Alawi: 


 وينبغي للمسلم أن يغتنم الأوقات المباركة والأزمنة الفاضلة، وخصوصا شهر شعبان وليلة النصف منه، بالاستكثار فيها من الاشتغال بكلمة الشهادة "لا إله إلا الله محمد رسول الله 


Artinya: Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca 2 kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya. 


3. Perbanyak istighfar 
Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Itulah manusia yang kesehariannya bergelimang dosa. Namun kendati manusia berdosa, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan kepada siapa pun. Karenaya, meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam nisfu Sya’ban. 


Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan: 


 الاستغفار من أعظم وأولى ما ينبغي على المسلم الحريص أن يشتغل به في الأزمنة الفاضلة التي منها: شعبان وليلة النصف، وهو من أسباب تيسير الرزق، ودلت على فضله نصوص الكتاب، وأحاديث سيد الأحباب صلى الله عليه وسلم، وفيه تكفير للذنوب وتفريج للكروب، وإذهاب للهموم ودفع للغموم 


Artinya: Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan. 

  

Demikianlah 3 amalan utama di malam nisfu Sya’ban menurut Sayyid Muhammad. Semua amalan itu berdampak baik dan memberi keberkahan kepada orang yang mengamalkannya. Semoga kita termasuk orang yang menghidupkan malam nisfu Sya’ban dengan memperbanyak doa, membaca 2 kalimat syahadat, istighfar, dan kalimat mulia lainnya, serta berharap dipertemukan dengan Ramadhan. 


Keislaman Terbaru