• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 27 November 2022

Madura

LAZISNU Sumenep Gencar Lakukan Sosialiasi 1000 BeaSantri kepada Nahdliyin

LAZISNU Sumenep Gencar Lakukan Sosialiasi 1000 BeaSantri kepada Nahdliyin
Ustadz Yussalam Muhammad, Ketua NU-Care LAZISNU PCNU Sumenep, saat melakukan sosialisasi BeaSantri. (Foto: NOJ/Habib)
Ustadz Yussalam Muhammad, Ketua NU-Care LAZISNU PCNU Sumenep, saat melakukan sosialisasi BeaSantri. (Foto: NOJ/Habib)

Sumenep, NU Online Jatim
Seusai dilakukan peluncuran beberapa pekan yang lalu, program BeaSantri yang dicanangkan oleh Pimpinan Cabang (PC) NU-Care Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep terus gencar disosialisasikan. Seperti yang dilakukan pada peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan Bahtsul Masail PCNU Sumenep, kegiatan tersebut bertempat di Masjid An-Nur, Desa Batuputih Laok, Batuputih, Sumenep, Ahad (14/03/2021).

 

Ustadz Yussalam Muhammad menuturkan, bahwa program BeaSantri ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut dari gerakan koin peduli umat yang dicanangkan oleh NU Care-LAZISNU Sumenep periode sebelumnya.

 

"Hal ini kami rasa sangat penting sebagai bentuk pemberitahuan kepada publik, sebagai salah satu bentuk pendistribusian dari gerakan koin peduli umat tersebut," katanya.

 

Ketua NU Care-LAZISNU PCNU Sumenep ini menambahkan, bahwa program BeaSantri dimaksudkan sebagai gerakan bersama. Meliputi NU Care-LAZISNU di PCNU Sumenep, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kabupaten Sumenep.

 

"Artinya, saya rasa akan mustahil jika kemudian hanya di lingkungan PC sendiri yang ingin memberikan 1000 BeaSantri ini," imbuh Instruktur Wilayah Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) Jawa Timur ini.

 

Menurutnya, angka 1000 akan tercapai jika NU Care-LAZISNU Sumenep dengan sekuat tenaga dapat memberikan BeaSantri kepada satu orang di masing-masing MWCNU. Sedangkan MWCNU memberikan BeaSantri kepada satu orang di masing-masing ranting di wilayahnya. Selain itu, pengurus ranting mampu mengalokasikan BeaSantri untuk dua orang di desanya.

 

"Jika hal ini dapat dilakukan, maka angka 1000 ini akan dicapai. Dan besaran BeaSantri tersebut sebanyak Rp.150.000 yang diberikan secara periodik," ungkapnya.

 

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep ini pun menjabarkan terkait penerima yang berhak memperoleh BeaSantri ini. Disebutkan bahwa salah satu kriterianya adalah yang bersangkutan merupakan yatim atau dluafa yang mukim atau bersedia mukim di pondok pesantren yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.

 

"Karena program ini kami maksudkan untuk mendorong minat belajar ilmu agama di pondok pesantren. Jadi, sebenarnya kami juga ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk semangat dalam memondokkan putra dan putrinya di pondok pesantren," tuturnya kepada hadirin.

 

Selain itu, kriteria bagi santri yang mendapatkan BeaSantri hendaknya terus semangat belajar, dengan dibuktikan bahwa nilai prestasinya tidak menurun. Jika ada penurunan dan nilai terus merosot, maka santunan dapat dialihkan kepada yang lain.

 

"Sedangkan kriteria yang terakhir ialah yang bersangkutan mendapatkan rekomendasi dari MWCNU atau PRNU di mana ia tinggal," pungkasnya.

 

Editor: Risma Savhira


Madura Terbaru