• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Madura

Melihat Geliat Pagar Nusa di Universitas Trunojoyo Madura

Melihat Geliat Pagar Nusa di Universitas Trunojoyo Madura
Anggota Pagar Nusa Rayon UTM, saat melakukan latihan bersama. (Foto: NOJ/ Deki).
Anggota Pagar Nusa Rayon UTM, saat melakukan latihan bersama. (Foto: NOJ/ Deki).

Bangkalan, NU Online Jatim
Persatuan Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa merupakan salah satu seni bela diri yang dimiliki Nahdlatul Ulama (NU). Selain fokus sebagai organisasi sosial-keagamaan, NU juga menaungi olahraga seni bela diri. 

 

Seiring berjalannya waktu, Pagar Nusa mulai berkembang di lingkungan kampus. Salah satunya di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang berada di Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan. 

 

Terbentuknya Pagar Nusa UTM diawali dengan beberapa kader dari berbagai daerah yang secara kebutulan kuliah di kampus yang sama. Dari sana dimulai cita-cita untuk mendirikan sebuah Rayon Pagar Nusa di kampus negeri tersebut. Pada 4 April 2007 Pagar Nusa Rayon UTM resmi terbentuk.

 

Dan sejak terbentuk, Pagar Nusa aktif dalam berbagai kejuaraan dan meraih prestasi. Seperti juara pada ajang kejuaran daerah di Jombang, dan terakhir juara pertama event nasional yang diadakan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

 

"Pagar Nusa adalah satu-satunya seni bela diri yang dimiliki Nahdlatul Ulama,” kata Ketua Umum Pagar Nusa UTM, Ahmad Syaifuddin, Selasa (10/08/2021).

 

Menurutnya, eksistensi di tengah masyarakat harus terus dijaga termasuk di lingkungan kampus. Dengan demikian, santri yang sebelumnya mendalami bela diri ini bisa terus dilanjutkan di tingkat perguruan tinggi.

 

Tidak hanya itu, Pagar Nusa di UTM dapat menjadi tempat pendidikan karakter mahasiswa. Beberapa program yang dijalankan, di antaranya melakukan pengenalan dan pelatihan di pondok pesantren dan kampung pedalaman. Juga aktif menjadi pasukan pengamanan pada kegiatan NU di Kabupaten Bangkalan, serta aksi sosial lain.
 

Badrud Tamam selaku pembina menyampaikan bahwa Pagar Nusa di UTM diharapkan terus menjadi sarana pengembangan seni bela diri. Yakni yang memiliki karakter, mental, spiritual yang berlandaskan Ahlussunnah wal jama'ah.

\

"Pagar Nusa di UTM harus menjadi sarana pengembangan diri yang dapat membagun karakter, mental, dan spritual. Selain itu budaya silaturahim pada kiai harus terus dijaga," ungkap dosen Ilmu Pendidikan UTM tersebut saat diwawancarai NU Online Jatim.

 

Obsesi ke depan, Pagar Nusa diharapkan masuk menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di salah satu kampus negeri yang diresmikan KH Abdurrahman Wahid itu.

 

"Pengurus sudah melakukan pengajuan untuk menjadi UKM. Untuk hasilnya masih menunggu persetujuan dari beberapa pihak," pungkasnya.

 

Penulis: Moh. Khoirus
Editor: Syaifullah


Editor:

Madura Terbaru