• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Madura

MWCNU se Sumenep Diminta Serentak Peringati HSN

MWCNU se Sumenep Diminta Serentak Peringati HSN
Peringatan Maulid Nabi dan HSN di MWCNU Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura. (Foto: NOJ/Firdausi)
Peringatan Maulid Nabi dan HSN di MWCNU Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Madura, instruksikan seluruh pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan istighatsah Hari Santri Nasional (HSN) secara serentak. Instruksi itu pun ditindaklanjuti, di antaranya, oleh MWCNU Batuan, Kamis (21/10) malam, di Masjid Ruhama’ Desa Patean.

 

Endang Supendi, Ketua MWCNU Batuan, mengatakan bahwa peringatan HSN tidak lepas dari perjuangan para muassis NU. Perjuangan mereka sangat luar biasa dan berdarah-darah. Semuanya dilakukan untuk kemerdekaan Indonesia.

 

“Tragedi 10 November di Jembatan Merah Surabaya, ribuan santri, masyarakat, arek-arek Suroboyo dan Madura mati syahid pada waktu itu. Mereka yang wafat di sana berangkat atas instruksi ulama, termasuk gema Resolusi Jihad yang digaungkan oleh Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy'ari,” ujarnya saat memberikan sambutan.

 

Karen itu Supendi berterima kasih kepada seluruh pengurus ranting, Badan Otonom NU, dan masyarakat sekitar yang sudi hadir ke acara ini. Dia berharap spirit perjuangan yang ditunjukkan arek-arek Suroboyo dan Madura dalam peristiwa Revolusi 10 November 1945 tertanam di diri kader-kader NU Batuan.

 

“Walaupun kita tidak ada di masa peperangan di bulan November dan Oktober, kita bisa menghidupkan dan merawat organisasi peninggalan para ulama, yakni NU. Jika kita merawatnya, maka kita akan jadi santrinya Mbah Hasyim, bahkan didoakan oleh beliau menjadi umat yang wafat dalam keadaan membawa iman, Islam, dan husnul khatimah,” katanya.


Madura Terbaru