• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Madura

Ngaji Kemaritiman, Upaya Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Lokal

Ngaji Kemaritiman, Upaya Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Lokal
Pulau Kangean, Sumenep, Madura. (Foto: NOJ/nb)
Pulau Kangean, Sumenep, Madura. (Foto: NOJ/nb)

Sumenep, NU Online Jatim
Pentingnya tatanan kelautan yang tetap lestari dapat memberikan dampak yang baik bagi penduduk setempat serta menjadi ladang mata pencahariannya. Kendati demikian, tidak jarang banyak penjarah yang mengeksploitasi sumber daya di laut. Kondisi laut yang sedemikian rupa memang meresahkan warga setempat.

 

Dalam rangka Harlah ke-95 Nahdlatul Ulama (NU), Pimpinan Cabang (PC) Badan Kemaritiman Nahdhatul Ulama (BKNU) Kangean, Sumenep adakan Ngaji Kemaritiman secara daring dengan tema 'Pengelolaan Kemaritiman Menuju Masyarakat Nelayan Sejahtera' Sabtu, (06/02/2021).

 

Ketua PC BKNU Kangean, Mihosen mengatakan, ada beberapa kegiatan nelayan pendatang yang menggunakan alat tangkap purse seine. Hal ini berbeda dengan nelayan lokal yang tetap menggunakan alat pada umumnya.

 

“Karena banyak aktivitas nelayan pendatang yang menggunakan alat tangkap purse seine untuk menangkap ikan di area laut di sekitar pulau-pulau di Kangean,” katanya.

 

Dirinya menambahkan, penduduk Kangean memang was-was melihat alat yang digunakan apa adanya. Yang tentu saja berbeda ketika mendapatkan ikan dengan alat tangkap purse seine. Selain itu, masa-masa sekarang juga menjadi rasa takut sendiri bagi warga sekitar.

 

“Karena alat tangkap nelayan lokal tidak secanggih dengan alat tangkap nelayan pendatang tersebut, mereka khawatir akan menurunkan hasil tangkapan ikan. Apa lagi pada masa-masa saat ini dengan sering terjadinya angin dan gelombang besar, sulit mendapatkan hasil tangkapan yang memadai,” tambahnya.

 

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) BKNU Jawa Timur, KH Drs Mahmud Mustain, PhD mengatakan, dengan dasar terbentuknya BKNU oleh Pengurus Wilayah Nahlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur adalah untuk melestarikan laut dan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

 

“Dengan adanya keluhan nelayan Kangean tersebut, hal ini sesuai dengan tujuan dibentuknya BKNU oleh PWNU Jawa Timur dua tahun lalu,” tuturnya. 

 

Kiai Mahmud mengungkapkan, seandainya tidak ada yang mengatur akan ada dampak dari alat yang digunakan oleh nelayan pendatang. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan akan terjadi.

 

“Maka harus ada sosialisasi dengan baik serta diikuti pengawasan yang ketat di lapangan serta melalui kajian akademis yang memadai terhadap efektifitas, efisiensi dan dampak dari alat tangkap tersebut,” pungkas Dosen Teknik Kelautan ITS Surabaya.

 

 

Editor: Risma Savhira


Madura Terbaru