• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Malang Raya

13 Pokok Pikiran Konfercab NU Kota Malang 2022

13 Pokok Pikiran Konfercab NU Kota Malang 2022
Pokok pikiran Konferensi Cabang NU Kota Malang 2022. (Foto: NOJ/ Istimewa)
Pokok pikiran Konferensi Cabang NU Kota Malang 2022. (Foto: NOJ/ Istimewa)

Malang, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang akan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-15 pada Ahad (06/02/2022). Permusyawaratan tertinggi di tingkatan cabang tersebut dipusatkan di Universitas Widyagama, Malang.

 

Ada 13 pokok pikiran yang akan dibahas dalam Konfercab ke-15 tersebut. Adapun tema yang diusung ialah 'Memantapkan Peran Nahdlatul Ulama Kota Malang dalam Membangun Kemandirian dan Peradaban Umat'.

 

Ketua Organizing Committee (OC) Konfercab ke-15 PCNU Kota Malang, Khoirul Anwar menjelaskan, ada beberapa kluster program prioritas yang hendak dicanangkan. “Di antaranya penataan kelembagaan, pemanfaatan aset NU, kemandirian, dan kesejahteraan umat,” ujarnya, Sabtu (05/02/2022).

 

Secara lebih rinci, ia menjabarkan bahwa 13 pokok pikiran itu antara lain membahas tentang, pertama, memperkuat kemitraan dengan Hexahelix atau multi pihak. Yakni pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, media, dan lembaga keuangan.

 

"Kedua, distribusi kader profesional pada lembaga pemerintah dan non pemerintah. Dan ketiga, sekolah kader, serta keempat mengorganisir dana sosial berbasis waralaba modern," kata Khoirul Anwar.

 

Kelima, pemusatan tata kelola Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama  (LAZISNU) secara integratif. Keenam, membangun sistem keuangan organisasi NU yang profesional dan akuntabel. Lalu ketujuh, menggiatkan Lailatul dan Naharotul Ijtima untuk konsolidasi organisasi, penguatan paham Ahlussunah wal Jamaah, dan menjawab kebutuhan umat.

 

"Kedelapan, yaitu pendampingan program prioritas berbasis bisnis halal, seperti penyembelihan hewan, pembebasan rentenir, dan lain-lain. Kesembilan, optimalisasi pendataan anggota melalui kartu tanda anggota NU (Kartanu) berbasis digital," ungkapnya.

 

Kesepuluh meningkatkan target sertifikasi atas aset-aset NU, yayasan, dan lembaga. Kemudian kesebelas, melembagakan kearsipan aset-aset NU. Kedua belas, revitalisasi mutu dan kualitas standarisasi pendidikan pada Ma'arif NU.

 

“Dan, yang ketiga belas ialah optimalisasi dakwah digital,” ujar pria yang juga Wakil Sekretaris PCNU Kota Malang ini.

 

Khoirul Anwar mengaku, untuk melaksanakan kegiatan-kegiatannya, NU menempatkan pengurus yang sesuai dengan bidangnya. Menurutnya, untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut, perlu adanya program-program strategis yang memiliki dampak luas untuk jamaah dan masyarakat umum.

 

"Secara umum, ada program strategis kelembagaan yang menjadi prioritas PCNU Kota Malang dan ada program yang didistribusikan ke berbagai lembaga," imbuhnya.

  

Sebagai informasi, dalam pembukaan Konfercab NU Kota Malang tersabut dijadwalkan akan dihadiri oleh Walikota Malang, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).


Malang Raya Terbaru