• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 2 Desember 2022

Malang Raya

Aktifkan Lagi RSL Ijen Boelevard, Khofifah: Ini Sesuai Instruksi Presiden

Aktifkan Lagi RSL Ijen Boelevard, Khofifah: Ini Sesuai Instruksi Presiden
Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim, beserta rombongan meninjau fasilitas RSLIB Malang yang diaktifkan lagi. (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)
Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim, beserta rombongan meninjau fasilitas RSLIB Malang yang diaktifkan lagi. (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)

Malang, NU Online Jatim

Pemerintah Provinsi Jawa Timur  meresmikan pengaktifan kembali Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard (RSLIB) sebagai pendukung  tempat isolasi terpusat (isoter) untuk melayani pasien Covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan di area Malang Raya. Peresmian RSLIB ini sebagai respons terhadap terus melonjaknya kasus Covid-19 dan status Indonesia yang telah memasuki gelombang ketiga pandemi Covid-19.

 

"Dengan seluruh ikhtiar dan atas ridla Allah SWT RSLIB sebagai pendukung isoter kita resmikan dan dimulai reaktivasi. Semoga semuanya lancar, nakes dan pasiennya sehat dan cepat sembuh dan bahagia selama berada disini," ungkap Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, usai peresmian RSLIB di Malang, Selasa (08/02/2022).

 

RSLIB ini sendiri memililki 320 tempat tidur. Selain itu, juga dilengkapi fasilitas berupa sarana hiburan berupa ruang karaoke dan sarana olahraga berupa tempat gym dan jogging track. Khofifah menyebut keberadaan RSLIB akan menjadi pendukung bagi masyarakat yang ingin melaksanakan Isoter. Di mana hal ini sesuai arahan Presiden bagi masyarakat yang bergejala ringan atau sedang cukup isoman atau  dirawat di  isoter.

 

Untuk itu, Khofifah berharap reaktivasi RSLIB bisa menjadi rujukan bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif baik bergejala ringan maupun tanpa gejala. Masyarakat bisa langsung melakukan isolasi secara terpusat dengan di dampingi oleh para tenaga medis yang ada.

 

"Tolong bagi masyarakat yang bergejala ringan jangan langsung menuju ke rumah sakit. Namun, terlebih dahulu ke isoter. Di isoter ini memiliki fasilitasi lengkap seperti halnya layanan rumah sakit," terangnya.

 

Khofifah menambahkan, saat ini RSLIB kondisinya sangat siap didukung oleh tenaga kesehatan (nakes), dan seluruh sistem masih terkoneksi dan terhubung dengan baik. Bahkan, sistem informasi dari kamar ke kamar juga berfungsi sangat baik.

 

"Dari seluruh Rumah Sakit Lapangan yang ada, sistem komunikasi antara nakes dan pasien di RSLIB ini menjadi yang terbaik. Ini selalu saya sampaikan pada saat melakukan pengembangan di RS Lapangan Jember, RS Lapangan Indrapura dalam hal koneksitas antara pasien dan nakes maka   referensinya dari sini," urainya.

 

Sebelum ke RSLIB, Khofifah bersama pejabat Forkopimda meninjau pelaksanaan vaksinasi booster di Gedung Student Center, Politeknik Kesehatan (Poltekes) Negeri Malang. Sebanyak, 1.500 Vaksinasi booster jenis Vaksin Astrazeneca disuntikkan kepada masyarakat umum yang telah melaksanakan vaksin dosis 1 dan dosis 2 dalam kurun waktu 6 bulan yang lalu. Masyarakat yang Pelaksanaan vaksinasi booster ini terbagi dalam 3 sesi.

 

Khofifah mengatakan, bahwa pelaksanaan vaksinasi menjadi benteng utama dalam melawan dan melandaikan lonjakan kasus covid varian omicron. Sehingga, lanjutnya upaya percepatan vaksinasi harus dimaksimalkan, baik dosis 1, dosis 2, maupun dosis 3 di seluruh kalangan usia.

 

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo kemarin, bahwa percepatan vaksinasi dan penerapan disiplin  prokes  adalah hal substantif bagi penanganan lonjakan kasus varian omicron," kata Khofifah.


Malang Raya Terbaru