Gus Yaqut Ingatkan Kader Sejati Dilatih untuk Gagah Beneran
Selasa, 24 Januari 2023 | 08:19 WIB

H Yaqut Cholil Qoumas saat orasi pada Apel Merah Putih 10.000 Kader PC GP Ansor Kabupaten Malang di Stadion Kahuripan, Talok, Turen, Ahad (22/01/2023). (NOJ/Moch Miftachur Rizki)
Moch Miftachur Rizki
Kontributor
Malang, NU Online Jatim
Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor sekaligus Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI), H Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan makna Apel Merah Putih 10.000 Kader Ansor Banser. Yakni merupakan bagian dari persiapan resepsi puncak Harlah 1 abad NU di Sidoarjo.
"Alhamdulillah sore ini bisa kita mengikuti Apel Merah Putih 10 ribu Kader Banser sebagai pemanasan sebelum sahabat-sahabat menghadiri resepsi puncak Harlah 1 abad 7 Februari di Sidoarjo,” katanya, Ahad (22/01/2023).
Disebutkan bahwa pada tahun 1962 Bung Karno pernah mengatakan, meskipun harus datang merayap akan datang ke Muktamar Nahdlatul Ulama. Dengan demikian, Gus Yaqut mengingatkan bahwa Bung Karno saja sebagai nasionalis dan bukan kader NU bisa memiliki semangat seperti itu.
“Sahabat-sahabatku ini kader NU bukan? Siap merayap ke Sidoarjo?," kata Gus Yaqut saat menyampaikan orasi pada Apel Merah Putih 10.000 Kader PC GP Ansor Kabupaten Malang di Stadion Kahuripan, Talok, Turen, Kabupaten Malang.
Ia mengharapkan kader Ansor dan Banser dapat hadir dalam menyukseskan resepsi puncak Harlah 1 abad NU di Sidoarjo.
"Berkali-kali saya menyampaikan bahwa kalian adalah kader yang dilatih bukan untuk gagah-gagahan tetapi dilatih untuk gagah benaran,” katanya.
Dikemukakan bahwa Banser harus menunjukkan kegagahan, demikian pula setia kepada cita-cita, tidak mundur selangkah pun dalam mempertahankan kehormatan kiai dan kemuliaan negara Indonesia.
“Jika sahabat-sahabat sudah dilatih, tapi tidak setia kepada para kiai tidak setia pada NKRI maka sahabat bukan gagah benaran," tegasnya.
Gus Yaqut juga menyampaikan isi hatinya akan kecintaan kepada kader Ansor dan Banser yang setia dan loyal dalam berorganisasi.
“Jika kiai-kiai perintah, maka tidak boleh ada kata-kata tidak yang keluar dari mulut sahabat-sahabat Banser, yang ada harus siap dan selalu lakukan kegiatan yang manfaat," pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan juga dihadiri Gubernur Jatim sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. Juga Bupati Malang, HM Sanusi, dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang KH Hamim Kholili.
Hadir pula, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP GP Ansor Abdul Rochman, Kasatkornas Banser Hasan Basri Sagala, Kasatkorwil Banser Jatim HM Irsyad Yusuf, dan lainnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Merayakan Maulid Nabi, Meneladani 4 Sifat Rasulullah
2
Khutbah Jumat: Kejujuran dan Integritas sebagai Muslim Sejati
3
Pemerintah Sahkan UU Haji Terbaru, Komitmen Layanan Lebih Mudah dan Transparan
4
MUI Jatim: Vaksin MR Boleh Digunakan Saat Kondisi Darurat
5
PBNU Minta Maaf Telah Datangkan Peter Berkowitz: Khilaf dan Kurang Cermat
6
Ning Farida Ulfi Tegaskan Ortu Wajib Dihormat Meski Belum Penuhi Hak Anak
Terkini
Lihat Semua