• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Malang Raya

LAZISNU Malang Masifkan Gerakan lewat Ngaji Sanad Koin NU

LAZISNU Malang Masifkan Gerakan lewat Ngaji Sanad Koin NU
Kegiatan Ngaji Sanad Koin NU oleh LAZISNU Kabupaten Malang. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)
Kegiatan Ngaji Sanad Koin NU oleh LAZISNU Kabupaten Malang. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Malang menggelar 'Nyambung Sanad dan Ngaji Koin LAZISNU' di Talok, Turen, Kabupaten Malang, Ahad (19/06/2022).


Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang, Muslihin Sigit menyampaikan harapan dari kegiatan ini seluruh peserta dapat menjadi gerakan yang masif dan bersama-sama dalam satu visi dan misi LAZISNU Kabupaten Malang.


"Sebelumnya sudah jalan, akan tetapi kurang maksimal. Kegiatan yang insidentil sudah cukup luar biasa, namun secara organisasi belum. Partisipasi LAZISNU di tingkat MWCNU belum secara keseluruhan bersinergi dengan LAZISNU Kabupaten Malang," tutur Muslihin.


Sementara Ketua PC LAZISNU Kabupaten Malang, Imam Masruri mengatakan, bahwa kegiatan 'Nyambung Sanad dan Ngaji Koin LAZISNU' ini berawal dari kegelisahan bersama, yakni bingungnya kepengurusan LAZISNU di tingkat MWCNU dalam menjalankan gerakan organisai.


“Karena di Turen sudah bagus tata kelolanya sejak awal, maka seluruh MWCNU kami undang ke sini (LAZISNU Turen) untuk nyambung sanad," kata Imam Masruri.


Ia menjelaskan, keberhasilan LAZISNU Turen dalam pengelolaan dan gerakan yang berjalan baik karena sebelumnya belajar ke LAZISNU Kalidawir. Diketahui, LAZISNU Kalidawir sendiri sudah sambung sanad dengan LAZISNU Sragen, Jawa Tengah.


"Semua kami datangkan kesini, untuk mencari bibit-bibit unggul dari 33 MWCNU yang ada di Kabupaten Malang. Selain itu, untuk mengefisiensi kami gelar secara tiga pekan berturut-turut. Setiap pekan diikuti 11 MWCNU, yang masing-masing MWCNU mendelegasikan minimal 10 peserta," jelasnya.


Masruri menambahkan, jika saat ini sudah saatnya semua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) mencanangkan wajah baru dalam bergerak. Sebab, bila kepengurusan di tingkat ranting bergerak dan hidup, maka jamiyah Nahdlatul Ulama dapat dikatakan hidup.


"Sudah saatnya kita bersama-sama merubah wajah lama menjadi wajah baru dengan kepedulian terhadap sesama melalui LAZISNU," tambahnya.


Dirinya juga berharap, dengan terlaksananya kegiatan ini seluruh MWCNU di Kabupaten Malang ke depan segera membentuk LAZISNU. Mengingat, dari 33 MWCNU yang ada baru 24 MWCNU yang telah berdiri LAZISNU.


"Kami berharap selepas kegiatan ini, seluruhnya (33 MWCNU) dapat aktif dan membentuk kepengurus LAZISNU," tutupnya.


Malang Raya Terbaru