• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Pendidikan

Mahasiswa UIN Malang Raih Juara Bisnis Produk ‘Si Mbok’

Mahasiswa UIN Malang Raih Juara Bisnis Produk ‘Si Mbok’
Tiga mahasiswa UIN Malang berhasil meraih juara dua dalam Business Plan Competition 2022. (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)
Tiga mahasiswa UIN Malang berhasil meraih juara dua dalam Business Plan Competition 2022. (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)

Malang, NU Online Jatim
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang berhasil meraih juara 2 pada ajang Business Plan Competition 2022 dengan biskuit ‘Si Mbok’ produk bisnis karya.


Event nasional diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang diselenggarakan selama dua hari, Sabtu-Ahad (04-05/06/2022) di IAIN Madura sekaligus dalam rangka memperingati Dies Maulidiyah UKK FPM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Madura.


Salah satu tim, Suryati Ningsih mengatakan, biskuit tersebut dapat dijadikan sebagai  jajanan alternatif bagi segala usia, terlebih bagi pelaku program diet. Termasuk cocok dikonsumsi untuk anak-anak hingga dewasa, dalam perjalanan, suasana santai, hari besar, atau camilan seharian.


"Biskuit kaya serat kasar membuat makanan ini cocok bagi orang yang ingin menjaga berat badan," katanya.


Menurutnya, biskuit 'Si Mbok' memiliki kepanjangan yakni si manis bertongkol. Awalnya adalah bagian bonggol jagung  manis  yang  biasanya dijadikan sebagai pakan ternak, kemudian melalui kreativitas dan sentuhan tangan dingin disulap menjadi biskuit.


“Beberapa mahasiswa yang terlibat adalah saya, Ahmad Alfian, dan Riska Febriyanti merupakan mahasiswa Akuntansi dan Perbankan Syariah semester enam FE UIN Malang menyulap bonggol menjadi biskuit yang renyah dan nikmat,” terangnya.


Ningsih menambahkan, dengan makanan biskuit tersebut dapat memberikan rasa kenyang yang lama, rendah kalori, gula, dan lemak yang dapat memicu obesitas. Bahan kaya serat akan mengikat lemak dalam darah hingga kadar kolesterol dalam tubuh menurun.


"Risiko penyakit jantungpun bisa dihindari," pungkasnya.


Lain halnya, Ahmad Alfian mengaku, mahasiswa akuntansi yang terbiasa memenangkan berbagai ajang kompetisi olimpiade akuntansi, penulisan esai, dan bisnis plan pada perguruan tinggi di Jawa Timur ini bahwa Business Plan Si Mbok dapat menjelaskan prospek pasar, nilai ekonomis, dan komposisi kandungan gizi yang layak dijadikan nilai tambah bagi masyarakat pasca pandemi.


Pendidikan Terbaru