• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Malang Raya

Mabadi Khaira Ummah Harus Jadi Tujuan Kaderisasi NU

Mabadi Khaira Ummah Harus Jadi Tujuan Kaderisasi NU
Mabadi khaira umah hendaknya menjadi ruh kaderisasi. (Foto: NOJ/M Miftachur R)
Mabadi khaira umah hendaknya menjadi ruh kaderisasi. (Foto: NOJ/M Miftachur R)

Malang, NU Online Jatim

Sebagai organisasi yang  berbasis kaderisasi sudah selayaknya terus melaksnakana kadersisasi walaupun pandemi belum berakhir. Pada saat yang sama, tidak semata berhenti pada kaderisasi semata. Namun yang juga penting adalah melahirkan kader dengan karakter mabadi khaira umah.

 

Semangat itu pula yang ingin diraih Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Mereka menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) II di SMPI Al-Akbar Ardimulyo, Singosari Sabtu sampai Ahad (13-14/02/2021).

 

“Mabadi khaira umah ini adalah prinsip dari Musyawarah Nasional Alim Ulama atau Munas tahun 1992 di Lampung,” kata Elfina Rahmania, Sabtu (13/02/2021).

 

Ketua PAC IPPNU Singosari tersebut mengemukakan bahwa tema menjadi harapan karena para kader memang diproyeksikan memiliki karakter dimakssud.

 

“Kami mengangkat tema ini karena dengan tujuan untuk menyejahterakan perekonomian masyarakat Indonesia khususnya Nahdliyin,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut disampaikan bagaimana Indonesia bisa maju lewat pelajar saat ini dengan doktrin yang benar tentunya, "Juga bangkit dari pandemi Covid-19,” katanya.

 

Kegiatan dilaksanakan dua hari dengan tetap mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM yang belum berakhir.

 

“Kami tetap mengadakan Makesta secara offline karena kaderisasi secara virtual kurang maksimal. Tentunya kami tetap menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan peserta untuk menghindari kerumunan,” kata Khusnatul Maula selaku ketua pelaksana.

 

Dalam pembukaannya dihadiri Ketua Yayasan, Kepala SMPI Al Akbar, dan perwakilan badan otonom (Banom) dan lembaga NU di naungan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Singosari.

 

Penulis: Moch Miftachur Rizki


Editor:

Malang Raya Terbaru