• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Januari 2023

Malang Raya

Mukafi Niam, Pemred NU Online Ajak Bangun Jejaring Media Sosial

Mukafi Niam, Pemred NU Online Ajak Bangun Jejaring Media Sosial
Pemimpin Redaksi NU Online, Ahmad Mukafi Niam saat menjadi narasumber Harlah NU Online Jatim ke-2. (Foto: NOJ/Fawaid)
Pemimpin Redaksi NU Online, Ahmad Mukafi Niam saat menjadi narasumber Harlah NU Online Jatim ke-2. (Foto: NOJ/Fawaid)

Malang, NU Online Jatim

Media NU Online Jatim kini menjadi daya tarik penyampaian aspirasi positif kepada masyarakat. Kamis (25/11/2021), NU Online Jatim menggelar Resepsi Harlah ke-2 di Studio UBTV, Malang. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Rektorat Lantai 3 Universitas Brawijaya (UB) Malang, dengan tema yang bertajuk 'Upgrading dan Penguatan Literasi Dakwah di era Resonansi Digital 5.0'

 

Pemimpin Redaksi NU Online, Ahmad Mukafi Niam mengatakan, tantangan besar komunitas NU harus memenuhi konten-konten digital, seperti Islam moderat yang memenuhi kontennya di internet.

 

"Pertanyaannya di sini adalah bagaimana menguasai konten tersebut?," katanya dalam nada bertanya.

 

Menurut Niam, NU Online tidak mudah untuk mendapatkan pembaca dalam jumlah besar. Salah satunya dengan membangun jejaring media sosial NU Online Jatim dengan media UB.

 

"Misalnya, dalam pengelolaan media tidak hanya melalui website saja, bahkan ada juga yang di media sosial," ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, media sosial saat ini menjadi ruang untuk berdakwah. "Karena masing-masing media dakwah memiliki segmen yang berbeda-beda," tandasnya.

 

Dirinya berharap, ke depan kerja sama tidak hanya terkait sub domain namun juga bisa berjejaring dengan menghasilkan keuntungan.

 

"Tujuannya disini agar bisa hidup dengan damai berjejaring dan bekerja sama untuk menciptakan ekonomi yang sehat," pungkasnya.


Malang Raya Terbaru