• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Malang Raya

PWNU Jatim Yakin Penundaan Haji Tak Rugikan Masyarakat

PWNU Jatim Yakin Penundaan Haji Tak Rugikan Masyarakat
Calon jamaah haji tahun 2019 saat proses berangkat di Asrama Haji Surabaya. (Foto: NOJ/NF)
Calon jamaah haji tahun 2019 saat proses berangkat di Asrama Haji Surabaya. (Foto: NOJ/NF)

Malang, NU Online Jatim

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur KH Abdussalam Shohib alias Gus Salam mengatakan bahwa keputusan pemerintah menunda pemberangkatan calon jamaah haji tahun 2021 merupakan keputusan yang tepat. Ia meyakini keputusan itu untuk kemaslahatan masyarakat, alih-alih merugikan.

 

"Tidak mungkin pemerintah, dalam hal ini Kemenag, itu mengambil keputusan yang merugikan masyarakat atau umat," kata Gus Salam di sela acara Turba PWNU Jatim di Kabupaten Malang, Sabtu (05/06/2021).

 

Gus Salam mengungkapkan, Kementerian Agama (Kemenag) sudah melakukan berbagai kemungkinan yang terbaik bagi jamaah. Mengupayakan untuk bisa berangkat, namun situasi dan kondisi tidak memungkinkan.

 

"Saya kira pemerintah juga melakukan pertimbangan banyak hal dalam proses ini," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang itu.

 

Gus Salam juga menjelaskan, kalau pun tetap dilakukan pemberangkatan, pasti ada kemudlaratan yang terjadi. Belum lagi keputusan pihak Arab Saudi belum mengeluarkan kuota haji, menjadi polemik ketika memaksa sampai di sana.

 

Gus Salam meminta umat untuk tetap sabar dan menjalankan baik usaha maupun doa. Karena penyebaran Covid-19 masih belum berakhir, meskipun sudah ada tanda-tanda penurunan.

 

"Kita bersama-sama berdoa, juga melakukan ikhtiar-ikhtiar dlohir situasi pandemi yang ada di republik ini bisa segera selesai," pungkasnya.

 

Diberitakan sebelumnya, pemerintah RI memutuskan menunda keberangkatan jamaah haji tahun 2021. Alasan utamanya menjaga keselamatan jiwa jamaah Indonesia dari potensi paparan Covid-19. Dengan keputusan itu, daftar tunggu atau waiting list dipastikan semakin panjang.

 

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jatim M Nurul Huda menjelaskan, sampai saat ini sudah sudah lebih dari 1,5 juta warga Jatim yang mendaftar haji. "Untuk tahun ini saja yang mendaftar sudah 80-an ribu orang," katanya dihubungi NU Online Jatim, Kamis (03/06/2021).

 

Karena banyaknya jumlah pendaftar dan ditundanya kembali pelaksanaan haji tahun ini, maka dipastikan daftar tunggu keberangkatan calon jamaah haji bertambah panjang. "Daftar tahun berangkatnya 31 tahun kemudian," ujar Nurul.

 

Kemenag Jatim sendiri, lanjut dia, tentu saja akan melaksanakan keputusan Kemenag pusat yang menunda pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Sosialisasi akan dilakukan kepada calon jamaah asal Jatim melalui Kantor Kemenag kabupaten/kota.

 

Editor: Nur Faishal


Malang Raya Terbaru