• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 18 Mei 2022

Malang Raya

Untuk Kemandirian, Santri Diajak Tidak Takut Memulai Usaha

Untuk Kemandirian, Santri Diajak Tidak Takut Memulai Usaha
Peresmian Outlet Siomay Bandung. (Foto: NOJ/ Diana Maulida).
Peresmian Outlet Siomay Bandung. (Foto: NOJ/ Diana Maulida).

Malang, NU Online Jatim

Para santri perlu untuk mengupayakan kemandirian dengan membuka usaha. Seperti dilakukan Nurul Hidayatullah atau Ujang dengan merintis Outlet Siomay Bandung Yes di Jl Bendungan Sigura-Gura Barat Kavling 4, Kota Malang yang resmi dibuka pada Ahad (10/10/2021) pukul 10.00 WIB.

 

Peresmian yang diawali dengan pemotongan pita dan kue tumpeng itu dihadiri Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan, KH Muhammad Nailurrochman atau Gus Amak.

 

Ujang mengatakan, dirinya bersama tim telah menyiapkan berbagai program dengan konsep yang berbeda setiap harinya. Antara lain gerakan 1000 Doa dan Followers, gerakan Serbuan Ojol, serta pemasaran produk dengan harga spesial selama dua minggu. Dua program tersebut akan dilangsungkan selama tiga hari pada Senin sampai Rabu mendatang.

 

“Saya namakan demikian karena kegiatannya adalah berbagi 1000 porsi siomay secara gratis untuk semua kalangan serta makan siang untuk para ojek online secara gratis pula,” tutur Ujang.

 

Ia berharap agar usaha yang tengah dirintis tersebut dapat berjalan dengan lancar. Sehingga nantinya dapat menjadi tolak ukur para wirausahawan mikro untuk bersama-sama menjadi bagian dari kebangkitan perekonomian Indonesia.

 

 “Jangan takut untuk memulai, beranikan diri menjadi seorang pengusaha. Saya yakin semua orang ingin sukses apalagi anak muda. Sukses itu butuh proses, kalau ingin prosesnya singkat ya semangat,” tutup Ujang di penghujung wawancara.

 

Pada kesempatan tersebut, Gus Amak yang juga merupakan guru dari sang pemilik usaha berpesan untuk selalu berhati-hati saat mencari sekaligus membelanjakan harta yang dimiliki. Karena keduanya akan dipertanggungjawabkan kelak di hari akhir.

 

“Karena itu kita harus mengapresiasi setiap manusia yang berusaha mencari rezeki dengan cara-cara yang halal. Selama yang didapatkan itu rezeki yang halal, maka itu adalah ibadah,” ujar Kepala Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan itu.

 

 

Tak hanya Gus Amak, hadir pula dalam peresmian itu para pengusaha muda, pengusaha mikro Ikatan Pedagang Wisata Belanja Tugu (IPWBT), serta beberapa komunitas pemuda.

 

Penulis: Diana Putri Maulida


Editor:

Malang Raya Terbaru