• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Matraman

Ada Pohon Uang untuk Santri saat HSN di Pesantren Nurul Qur'an Ponorogo

Ada Pohon Uang untuk Santri saat HSN di Pesantren Nurul Qur'an Ponorogo
Pohon uang saat Hari Santri Nasional di Pesantren Nurul Qur'an Ponorogo. (Foto: NOJ/ Zen Muhammad).
Pohon uang saat Hari Santri Nasional di Pesantren Nurul Qur'an Ponorogo. (Foto: NOJ/ Zen Muhammad).

Ponorogo, NU Online Jatim

Semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 terus bergelora di wilayah Kabupaten Ponorogo, utamanya bagi Nahdlatul Ulama (NU).

 

Kali ini, Pondok Pesantren Nurul Qur'an, Pakunden, Ponorogo mengadakan acara puncak HSN dan rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW dengan gelaran acara Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari), Kamis (21/10).

 

Acara ini, sendiri selain meningkatkan rasa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW juga meningkatkan rasa cinta tanah air Indonesia. Menariknya, pada gelaran Ishari ini ada pohon uang yang dibawa berputar kepada para santri untuk dibagikan.

 

Gus Ulin Nuha, putra kedua pengasuh Pesantren Nurul Qur'an KH Mochammad Sholehan Al Hafidz mengatakan, acara yang dikemas dalam Ishari merupakan dua puncak perayaan yakni bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW dan HSN.

 

"Acaranya dibuat simpel, pertama muqaddimah dari Abah (Pengasuh Pesantren Nurul Qur'an), dilanjut Ishari. Tujuannya, meningkatkan kecintaan ke Nabi Muhammad SAW. Kalau acara rangkaiannya sudah, ini hitungannya acara puncak," katanya.

 

Gus Ulin mengungkapkan, untuk Maulid dan HSN sendiri di Pesantren Nurul Qur'an sudah digelar beberapa hari sebelum malam puncak. 

 

"Dimulai lomba-lomba. Terus ditutup malam puncak, malam ini," jelas anggota Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Ponorogo itu.

 

Sementara itu, Gus Sofa, putra ketiga pengasuh Pesantren Nurul Qur'an berharap, untuk acara puncak Maulid dan HSN tahun ini para santri semakin cinta dengan Nabi Muhammad SAW dan Negeri.

 

"Untuk pesan saya, bagi seluruh santri Nurul Qur'an, setelah acara ini hendaknya lebih meningkatkan apa yang diperintahkan oleh Nabi, apa yang diperintahkan oleh syari'at Nabi, Allah dan semangat dalam meninggalkan apa-apa yang dilarang Allah dan RasunNya," imbuhnya.

 

 

Selain Ishari, ada pohon uang dari pelepah pisang yang ditancapkan tusuk sate serta uang kertas asli. Kemudian pohon pisang ini didekatkan kepada para santri. Selanjutnya, para santri pun diperbolehkan mengambil uang di pohon pisang tersebut.

 

Penulis: Arisel Wiji Aningrum


Editor:

Matraman Terbaru