• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Matraman

Alumni Pesantren Tremas Beri Wawasan Dunia Kampus kepada Santri

Alumni Pesantren Tremas Beri Wawasan Dunia Kampus kepada Santri
Sambutan LPM Pondok Tremas, Ali Mufron (Foto: NOJ/Anwar Sanusi)
Sambutan LPM Pondok Tremas, Ali Mufron (Foto: NOJ/Anwar Sanusi)

Pacitan, NU Online Jatim
Forum Mahasiswa Alumni Pondok Tremas (Format) menyelenggarakan sosialisasi perkuliahan bertajuk ‘Ngobrol Bareng Dunia Kampus’. Kegiatan yang berpusat di auditorium Ma'had Aly Al-Tarmasi Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan ini diikuti santri kelas III Madrasah Aliyah Salafiyah Muadalah pondok setempat, Jumat (04/02/2022). 
 

Agenda rutin yang dilakukan setiap tahun ini selain bertujuan meningkatkan silaturahim para alumni, juga media informasi tentang adanya perkumpulan mahasiswa alumni Pesantren Tremas di seluruh Indonesia. Sehingga, para santri memiliki pandangan yang cukup lengkap untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
 

“Ada wadah yang bisa merekatkan ukhuwah islamiah bagi alumni Tremas khususnya mahasiswa, yakni Forum Mahasiswa Al-Tarmasi Nusantara. Dengan begitu, ketika kalian ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, sudah tidak bingung lagi,” kata Ahmad Munadi, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Format Nusantara. 
 

Dia menegaskan, dengan adanya sosialisasi ini para santri hendaknya sudah mulai merencanakan program pendidikan lanjutan.
 

"Banyaknya organisasi Format Nusantara di kota-kota besar, pastinya membuat kalian lebih percaya diri. Ayo, mulai hari ini mulai dipikirkan mau melanjutkan ke mana saja," ujarnya.
 

Sementara itu, Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Pondok Tremas, Ali Mufron mengungkapkan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin dari santri yang cerdas, yang mana hal tersebut dapat dicapai dengan terus belajar. 
 

“Saat ini, santri harus memegang dua prinsip output yakni ulama yang intelektual atau intelektual yang ulama. Bangsa Indonesia sangat membutuhkan figur teladan," ungkap alumnus progrom doktoral Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung tersebut. 
 

Sosialisasi kali ini mendatangkan empat narasumber, yaitu peraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Universitas Gadjah Mada, Fatkhu Sani Rohana, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Fattah (STAIFA) Pacitan, Nova Puspita. Juga Ketua Lembaga Penjamin Mutu Pondok Tremas,  Ali Mufron dan alumnus Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Gus Farkhi Asna. 
 

Bukan hanya sosialisasi, malam harinya anggota Format Nusantara tersebut juga melakukan refleksi sejarah organisasi.

 

Penulis: Anwar Sanusi


Editor:

Matraman Terbaru