• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Matraman

Banser Nganjuk Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai

Banser Nganjuk Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai
Banser Nganjuk melakukan proses evakuasi korban tenggelan di sungai Kedung Miri, Nganjuk. (Foto: NOJ/ Hafidz Yusuf).
Banser Nganjuk melakukan proses evakuasi korban tenggelan di sungai Kedung Miri, Nganjuk. (Foto: NOJ/ Hafidz Yusuf).

Nganjuk, NU Online Jatim

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nganjuk gerak cepat melakukan pencarian Mbah Loso (66), seorang kakek sepuh warga Desa Tempel Wetan, Kecamatan Loceret, Nganjuk yang dilaporkan tenggelam di sungai Kedung Miri.

 

Sebanyak 20 personil Banser yang tergabung dalam Satuan Khusus Banser Tanggap Bencana (Bagana) tersebut langsung berkoordinasi dan bergabung dengan petugas di lapangan untuk membantu melakukan pencarian korban.

 

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Nganjuk, Moh Musbichin mengatakan bahwa menurut informasi dari pihak keluarga, pada hari Selasa Mbah Loso memang mengeluh kurang enak badan kepada istrinya, Marinem.

 

“Kemudian sepulang shalat maghrib, Marinem mendapati suaminya tidak ada di rumah,” katanya kepada NU Online Jatim, Kamis (16/09/2021).

 

Marinem pun mencarinya, dan mendapat informasi dari salah satu tetangga jika Mbah Loso berjalan ke arah barat menuju Sungai Kedung Miri. Marinem pun melakukan pencarian.

 

Setelah ditelusuri bersama di area sungai, akhirnya ditemukan sarung yang dipakai Mbah Loso di sana. Petunjuk ini menguatkan bahwa posisi akhir Mbah Loso berada di sungai Kedung Miri.

 

“Akhirnya, dengan segala upaya yang dilakukan, Mbah Loso ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekira pukul 10.00 WIB,” ujar Musbichin.

 

Menurut Musbichin, proses pencarian dan evakuasi korban tidaklah mudah. Mengingat, sungai Kedung Miri dikenal dengan sungai berpalung dalam. Pihaknya pun menyampaikan ucapan bela sungkawa atas peristiwa ini kepada keluarga korban.

 

 

“Kami menyampaikan turut berduka atas kejadian ini. Semoga amal baiknyya diterima dan amal buruknya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkasnya.

 

Penulis: Hafidz Yusuf

Editor: A Habiburrahman


Matraman Terbaru