• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 18 Mei 2022

Matraman

Di Tebuireng, Moeldoko Tegaskan Perhatian Presiden kepada Pesantren 

Di Tebuireng, Moeldoko Tegaskan Perhatian Presiden kepada Pesantren 
Moeldoko saat berkunjung ke pesaren Pesantren Tebuireng. (Foto: NOJ/Jurnal Jatim)
Moeldoko saat berkunjung ke pesaren Pesantren Tebuireng. (Foto: NOJ/Jurnal Jatim)

Jombang, NU Online Jatim
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia (RI) Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko melakukan silaturahim ke Pesantren Tebuireng, Jombang. Pada kunjungan tersebut menyampaikan pesan Presiden Jokowi memberikan komitmen perhatian terhadap penguatan peran pesantren. 

 

“Presiden Jokowi memberikan perhatian besar terhadap pesantren. Perhatian tersebut tergambar ketika beliau meresmikan Hari Santri diperingati masyarakat Indonesia,” katanya, Jumat (17/09/2021).

 

Disampaikan Moeldoko bahwa perhatian Presiden Jokowi terhadap santri tidak berhenti dengan menghadiahkan hari santri. Termasuk yang terbaru adalah dana abadi pesantren.

 

“Presiden Jokowi turut mengeluarkan Peraturan Presiden No. 82 tentang pendanaan pesantren untuk dapat terus berkembang, yang mana hal ini memerlukan komitmen kuat untuk pencapaiannya,” terangnya.

 

Kepada Pengasuh Pondok Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz, Moldoko menyampaikan pesan Presiden Jokowi soal penguatan peran pesantren tersebut.

 

Berikutnya, Moeldoko melakukan ziarah ke makbarah pesantren dan secara khusus memberikan komentar terkait sosok KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

 

“Gus Dur adalah bapak demokrasi, bapak perdamaian dan toleransi. Sudah sepatutnya kita meneladani dan meneruskan perjuangan beliau,” tuturnya.

 

Di tengah ancaman intoleransi, Moeldoko mengatakan, pemimpin bangsa sepatutnya mengambil pelajaran dari yang sudah ditanamkan oleh pendahulu, salah satunya Gus Dur.

 

Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sempat mengenang dan menceritakan masa Sekolah Menengah Atas (SMA). Karena  kebetulan Moldoko dan pengasuh merupakan teman satu kelas di SMAN 2 Jombang.

 

Setelah mengunjungi pesantren dan berziarah, Moeldoko menyempatkan berkunjung ke SMAN 2 Jombang untuk memberikan pengarahan dan motivasi kepada siswa-siswi sebagai alumni. 

 

Dirinya juga mengapresiasi pihak sekolah yang telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat pembelajaran tatap muka.

 

“Saya harap prokes tetap dijalankan dalam pembelajaran tatap muka. Jangan sampai Covid-19 naik lagi,” ujarnya.

 

Di akhir kunjungan, Moeldoko juga memantau langsung pelaksanaan vaksinasi di gedung Serbaguna Moeldoko Center. Ia berpesan agar masyarakat tidak lupa akan dosis kedua apabila sudah menerima dosis pertama.

 

Penulis: Qona’atun Putri Rahayu
Editor: Syaifullah


Editor:

Matraman Terbaru