• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Matraman

Dilantik Bareng, Fatayat di Madiun Diingatkan Penguatan Organisasi

Dilantik Bareng, Fatayat di Madiun Diingatkan Penguatan Organisasi
Prosesi pelantikan Pimpinan Ranting di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. (Foto: NOJ/ Mirna Nur Asyiah)
Prosesi pelantikan Pimpinan Ranting di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. (Foto: NOJ/ Mirna Nur Asyiah)

Madiun, NU Online Jatim

Pelantikan bersama Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Geger Kabupaten Madiun digelar, Rabu (02/02/2022). Para pengurus yang dilantik diingatkan untuk menguatkan organisasi melalui pengkaderan.

 

Para pengurus yang dilantik di gedung Muslimat NU Kecamatan Geger ini adalah PR Fatayat NU Desa Pagotan, Banaran, dan Geger. Turut hadir dalam acara tersebut yaitu pengurus PAC Fatayat NU Kecamatan Geger, pengurus Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Madiun serta KH Ibnu Abbas Thohir Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Madiun.

 

Pelantikan PR Fatayat NU merupakan salah satu program pengkaderan dari PAC Fatayat NU Kecamatan Geger sejak tahun 2021 yang diharapkan akan tuntas di tahun 2022.

 

"Harapan kami pada tahun 2022 di Kecamatan Geger semua ranting sudah terbentuk kepengurusannya," kata Zumrotul Masruroh, Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Geger.

 

Menurut Ruroh, pengkaderan sangat penting dalam organisasi. Karena kader baik anggota dan pengurus berperan penting dalam menjalankan program kerja organisasi.

 

"Jika tidak mempunyai kader, maka program-program untuk kemaslahatan masyarakat tidak akan bisa berjalan," imbuhnya.

 

Ia juga menuturkan pentingnya peran Fatayat NU di masyarakat melalui kegiatan-kegiatan di bidang pendidikan, agama, ekonomi maupun lingkungan.

 

"Harapannya setelah dilantik akan muncul ide-ide di ranting masing-masing, sehingga Fatayat NU akan terlihat kemanfaatannya oleh masyarakat," terangnya.

 

Terpisah, Kiai Abbas berpesan agar Fatayat NU terus dikembangkan dan disiapkan dalam rangka penguatan organisasi.

  

"Sekarang banyak lembaga di luar Ahlussunnah wal Jamaah yang berusaha merongrong NU dan juga NKRI. Oleh karena itu, penguatan organisasi seperti halnya Fatayat  itu sangat dibutuhkan sebagai penerus perjuangan dari ibu Muslimat," tuturnya.


Editor:

Matraman Terbaru