• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Matraman

Dilatih Menulis, Kader PMII di Ponorogo Diajak Tuangkan Gagasan lewat Tulisan

Dilatih Menulis, Kader PMII di Ponorogo Diajak Tuangkan Gagasan lewat Tulisan
Pelatihan menulis yang diadakan PMII Komisariat IAIN Ponorogo, Selasa (17/11/2020). (Foto: NOJ/ Miftahul Mukhlis)
Pelatihan menulis yang diadakan PMII Komisariat IAIN Ponorogo, Selasa (17/11/2020). (Foto: NOJ/ Miftahul Mukhlis)

Ponorogo, NU Online Jatim

Melanjutkan pertemuan sebelumnya, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kabupaten Ponorogo kembali melaksanakan pelatihan menulis. Kali ini, materi yang dibahas yakni penulisan opini.

 

Adapun pelaksanaan kegiatan ini bertempat di sekretariat PMII Rayon Songgolangit, Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Selasa (17/11/2020).

 

Sebanyak 34 peserta antusias mengikuti pelatihan jurnalistik pertemuan ketiga ini. Peserta dilatih menulis opini oleh Dani Saputra, CO-Intelektual Komisariat IAIN Ponorogo periode 2016 sekaligus Direktur Omah Shoro Institut Periode 2016-2018.

 

Sejak pukul 14:40 WIB peserta mulai menerima materi penulisan opini dengan materi definisi opini, perbedaan opini dan esai, trik menulis, tips menulis, serta motivasi untuk menulis. Setelah materi selesai disampaikan, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab hingga pukul 15.55 WIB. Sesi akhir dari kegiatan ini dilanjutkan dengan praktik menulis opini yang didampingi oleh pemateri.

 

“Pelatihan Jurnalistik ini merupakan wadah untuk mengembangkan skill kader PMII khususnya di kepenulisan. Dengan adanya pelatihan ini, kader PMII diharapkan mampu membiasakan diri mengeksplore ide, gagasan dan pengalaman mereka melalui tulisan. Apalagi hari ini kita lebih dipermudah dengan fasilitas media yang ada, maka kader harus mampu mengisi posisi tersebut," kata Agus Mujiranto, Ketua PMII Komisariat IAIN Ponorogo

 

Sementara itu, Dani Saputra berpesan kegiatan pelatihan tidak hanya dijadikan sekedar momentum menggugurkan tanggungjawab. Tetapi seharusnya juga proses mengasah intelektual.

 

"Sebuah aksi tidak hanya melulu soal turun ke jalan. Justru menulis adalah aksi yang tidak kalah penting," ungkapnya.

 


 

Ia menambahkan, ikhtiar panjang tersebut harus diapresiasi dan perlu ditindaklanjuti sebagai proses mengasah intelektual yang menyenangkan serta menjadikan terus hidup. "Oleh karena itu, menulis sama halnya belajar menjadi diri sendiri dan mencintai diri sendiri," pungkasnya.

 

Penulis: Miftahul Mukhlis

Editor: Romza


Editor:

Matraman Terbaru