• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Matraman

Empat Hal untuk Memperoleh Kesenangan dan Ketenangan Hidup

Empat Hal untuk Memperoleh Kesenangan dan Ketenangan Hidup
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Fattah Kikil, Arjosari, Pacitan, KH Burhanuddin HB. (Foto: Istimewa)
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Fattah Kikil, Arjosari, Pacitan, KH Burhanuddin HB. (Foto: Istimewa)

Pacitan, NU Online Jatim
KH Moch Burhanuddin HB Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Fattah, Kikil, Arjosari, Kabupaten Pacitan mengingatkan bahwa hakikat tujuan manusia dalam kehidupan ini adalah mencari kesenangan dan ketenangan hidup. Menurutnya, agar tercapainya dua hal itu setidaknya melewati empat hal terlebih dahulu sebagai sarana dan sumber kesenangan hidup.
 

“Yang pertama adalah dengan ilmu atau pengetahuan. Manusia yang ilmunya dan pengetahuannya banyak akan lebih mudah memperoleh kesenangan hidup,” tutur kiai Burhanuddin dalam Program Kajian Ramadhan kanal YouTube ashabussinema pada Rabu (06/04/2022).
 

Saat acara virtual yang digelar oleh Madrasah Aliyah Multimedia Pembangunan pondok itu, ia juga menyampaikan kesenangan hidup juga bisa diperoleh dengan harta atau kekayaan. Menurutnya, orang yang memiliki kekayaan akan lebih mudah memperoleh kesenangan hidup.
 

Kedua adalah dengan harta atau kekayaan. Kalau kita punya harta banyak, berbuat apa saja yang membuat hati senang akan mudah. Entah mau umrah, infaq, ataupun sedekah setiap saat,” imbuhnya.
 

Ketiga, kesenangan hidup juga bisa diperoleh dengan jabatan dan status sosial dalam pekerjaannya. Manusia akan lebih mudah memperoleh kesenangan hidup manakala mempunyai status sosial, jabatan, dan pekerjaan. Berbeda dengan manusia yang sama sekali tidak punya pekerjaan atau jabatan.
 

Selanjutnya yang keempat yaitu dengan kondisi badan yang sehat. Ia menyampaikan bahwa seseorang yang sehat dan berjiwa kuat akan mudah untuk memperoleh kesenangan hidup dibandingkan dengan orang yang sakit-sakitan.
 

“Keempat hal itulah sebagai sumber kesenangan hidup manusia. Namun perlu juga dipahami bahwa hal ini tidak menjamin akan memperoleh kesenangan itu. Oleh karena itu, manusia harus tetap berusaha,” tuturnya.
 

Lebih lanjut, kiai Burhanuddin menjelaskan bahwa yang paling utama bukanlah kesenangan hidup saja akan tetapi ketenangan hidup. Untuk memperoleh kehidupan yang tenang hanya ada satu cara dan timbul dari diri sendiri.
 

“Ketenangan hidup itu harus dekat kepada Allah SWT dan semata ingin beribadah dan mengabdi padanya. Insyaallah akan muncul hatinya tenang dan kalau sudah hati tenang akan muncul pula yang namanya hidup tentang,” pungkasnya.


Editor:

Matraman Terbaru