• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 9 Desember 2022

Matraman

Jelang Idul Adha, Rijalul Ansor Ponorogo Gelar Diklat Penyembelihan

Jelang Idul Adha, Rijalul Ansor Ponorogo Gelar Diklat Penyembelihan
PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo menggelar diklat penyembelihan hewan kurban. (Foto: NOJ/Arisel WA)
PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo menggelar diklat penyembelihan hewan kurban. (Foto: NOJ/Arisel WA)

Ponorogo, NU Online Jatim
Pengurus Cabang (PC) Majlis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Ponorogo menggelar pendidikan dan latihan atau diklat penyembelihan hewan kurban. Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Barakah, Desa Mangunsuman, Kecamatan Siman, Senin (04/07/2022).


Muhammad Ilham Ketua PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ponorogo menjelaskan, Rijalul Ansor merupakan wadah yang tepat bagi generasi muda yang ingin memulai perjuangan. Yakni dengan memastikan tugas mengawal amaliah Ahlussunah Wal Jama’ah An-Nahdliyah.


"Hari ini mulai terlihat bagaimana Rijalul Ansor betul-betul dirasakan hadirnya oleh jamaah,” katanya. 


Dijelaskan bahwa mereka yang berumur muda, paling tidak bisa aktif di Pimpinan Anak Cabang (PAC) atau Pimpinan Ranting untuk bergabung lewat Rijalul Ansor, termasuk alumni pesantren. 


“Karena tentu kita memahami bahwa alumni pondok pesantren atau putra kiai perlu adanya rumah khusus untuk berjuang di Ansor. Maka, Rijalul Ansor adalah wadah yang tepat untuk dai muda, kiai muda, para tokoh muda yang ada di ranting atau desa-desa," terangnya.


Selaras dengan hal itu, Mariyanto Umar selaku Ketua Pimpinan Cabang (PC) MDS Rijalul Ansor Ponorogo memaparkan terkait penyembelihan kurba. Bahwa sembelih hewan merupakan satu di antara nilai pesantren yang memang menjadi bidang garap Rijalul Ansor.


"Tugas pokok Rijalul Ansor yang pertama adalah sebagai departemen ideologi dan yang kedua mengembangkan nilai-nilai kepesantrenan,” katanya.


Disampaikan bahwa dari kegiatan ini diharapkan untuk menyiarkan nilai-nilai kepesantrenan kepada kader muda Ansor dan masyarakat luas.


Ilham mengemukakan bahwa diklat ini diadakan karena menjadi kebutuhan dasar jelang Idul Adha. Setidaknya bermanfaat untuk keluarga.


Dikemukakan bahwa kegiatan sebagai bentuk keprihatinan karena hingga kini banyak warga yang belum memahami cara menyembelih hewan. Padahal hal tersebut akan berpengaruh kepada kehalalan daging yang dimakan. 


Meski informasi terkait kegiatan ini waktunya sempit, namun bisa diikuti puluhan peserta. Dan hal tersebut tentunya membanggakan.


"Karena publikasi acara ini sangat mepet dengan pelaksanaan, namun alhamdulillah tembus 90 peserta pada pagi hari ini," jelas Umar, Ketua PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo.


Dirinya berharap diklat serupa dapat dilaksanakan setiap tahun dalam kemasan berbeda dan juga lebih berkembang. Karena tentu saja pesertanya dari kalangan lain dan pastinya berguna bagi warga, khususnya tokoh NU di daerah.


Acara dihadiri Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo, KH Fatchul Aziz, Ketua MUI Ponorogo Kiai Irhamni. Tampak pula Pengasuh Pondok Pesantren Al-Barakah yakni Kiai Suyono, Ketua PC GP Ansor Ponorogo Muhammad Ilham serta, perwakilan PAC Ansor se-Ponorogo dan masyarakat.


Editor:

Matraman Terbaru