• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 26 November 2022

Matraman

Kader Ansor Trenggalek Dilatih Gerakan Siber

Kader Ansor Trenggalek Dilatih Gerakan Siber
Suasana ACTA Trenggalek Zona Watulimo GP Ansor Trenggalek. (Foto: NOJ/ Madchan Jazuli)
Suasana ACTA Trenggalek Zona Watulimo GP Ansor Trenggalek. (Foto: NOJ/ Madchan Jazuli)

Trenggalek, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Trenggalek menggelar Ansor Cyber Troops Academy (ACTA) Trenggalek Zona Watulimo untuk membekali kader-kader dalam gerakan siber, Sabtu-Ahad (20-21/08/2022).


Kegiatan yang dilaksanakan di Madrasah Diniyah Riyadlotut-Tholibin (Masjid Rohmatul Bahri) Tasikmadu - Watulimo Trenggalek ini mengusung tema 'Soliditas Satu Komando Menyambut Era Digital 4.0 dan Web Blockchain 3.0 menuju Keprofesionalan Pribadi dalam Berorganisasi'.


Ketua PC GP Ansor Trenggalek, Agus M Izuddin Zakki mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk menjawab kebutuhan kader siber yang mampu menjadi pelopor, pembaharu atau creator dalam dunia gerakan siber.


"Lulusan 'Madrasah Cyber' ini menjadi unjung tombak media GP Ansor Trenggalek. Cyber itu menaungi seluruh banom NU," ungkap Agus M Izuddin Zakki.


Diklat dengan instruktur langsung dari Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jatim ini tidak lain untuk merapatkan barisan kader melalui digital.


"Kita harus menjadi tim. Tidak ada yang paling unggul, semua harus menjadi unggulan. Satu komando dalam membagikan berita, mulai dari PP sampai PR," papar Kiai muda pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Kedunglurah Kecamatan Pogalan Trenggalek tersebut.


Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Watulimo, H Tohirin menyampaikan terima kasih juga kepada PC GP Ansor Trenggalek yang telah mempercayakan Watulimo sebagai tuan rumah. Dirinya berpesan kepada peserta bahwa diklat ini menjadi sangat penting sebagai lahan syiar dan dakwah.


"Peserta sebisa mungkin serius dalam mengikuti madrasah cyber. Karena kesempatan yang langka untuk dapat menimba ilmu secara langsung dari PW GP Ansor Jawa Timur," tandasnya.


Sementara itu, Kapolsek Watulimo, AKP Suyono mengungkapkan apresiasi kepada panitia dan PC GP Ansor Trenggalek yang telah menginisiasi kegiatan. Media saat ini telah menjadi konsumsi publik yang tidak dapat dibendung.


Menurut AKP Suyono, manusia hidup di 3 alam, yaitu alam ghaib, alam nyata dan alam maya. Media sosial (sosmed) hari ini merupakan lahan liar yang menjadi tempat penyebaran paham radikalisme pemecah belah bangsa.


Dengan kegiatan Ansor semacam ini, kader harus mampu mengambil peran nyata dalam dunia digital mengawal keberagaman bangsa.


"Supaya penyebaran paham radikalisme tidak leluasa menyebarkan pemahamannya. Terlebih juga memahami UU ITE," tutupnya.


Sebagai informasi, total peserta ada sebanyak 34 orang dari berbagai perwakilan banom dan kader GP Ansor. Turut hadir, Ketua GP Ansor Watulimo, PRNU Desa Tasikmadu, dan Kepala Desa Tasikmadu.


Editor:

Matraman Terbaru