• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Matraman

Keren, LKKNU Nganjuk Buka Klinik Keluarga

Keren, LKKNU Nganjuk Buka Klinik Keluarga
Poster layanan di klinik keluarga LKKNU Nganjuk. (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)
Poster layanan di klinik keluarga LKKNU Nganjuk. (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Nganjuk melaunching program ‘Klinik Keluarga’ guna menekan angka perceraian dan pernikahan dini. Hal itu sesuai dengan program yang digagas oleh Kementerian Agama RI.


“Seperti kebanyakan keindahan dalam hidup, pernikahan yang bahagia dan sehat tidak terjadi begitu saja. Oleh sebab itu perlu terus belajar bagaimana cara membina rumah tangga yang baik menurut Islam,” ungkap Miftahul Huda, Ketua LKKNU Nganjuk kepada NU Online Jatim, Senin (07/03/2022).


Miftah mengatakan, tujuan sebuah perkawinan dalam Islam bukan semata-mata untuk kesenangan lahiriyah atau kebutuhan kemanusiaan (ghoyah insaniyah), melainkan juga membentuk suatu hubungan agar pria dan wanita dapat memelihara diri dari kesesatan dan perbuatan yang tidak benar.


“Pernikahan juga berperan dalam melanjutkan keturunan serta memenuhi kebutuhan seksual yang wajar dan diperlukan bagi terciptanya kesejahteraan dan kebahagiaan,” kata alumnus Pondok Pesantren Miftahul ‘Ula Nglawak tersebut.


Disampaikan Miftah, terdapat ragam manfaat menjalin pernikahan diantaranya sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt, mengukuti sunnah Rasulullah SAW, dan memenuhi kebutuhan hasrat seksual yang sah baik secara agama dan negara untuk menggapai keturunan.


“Pernikahan juga menjadi sarana mendekatkan hubungan antar keluarga serta solidaritas kelompok sosial masyarakat,” ujarnya.


Kepala Kantor Urusan Agama Wilangan tersebut melanjutkan, melalui Klinik Keluarga pihaknya membuka jaringan konsultasi online bagi calon pengantin ataupun pasangan yang telah menikah.


“Bagi calon pengantin, diharapkan memiliki perencanaan keluarga yang baik dan benar mulai dari niat, kesiapan lahir dan psikologis saat memikul tanggung jawab sebagai pasangan suami istri dan kelak akan memiliki momongan,” tuturnya.


Adapun bagi pasangan yang telah menikah, tujuannya adalah menghindarkan pasangan tersebut dari perceraian. Meskipun perceraian halal menurut agama akan tetapi tetap menimbulkan dampak negatif baik secara psikis atau fisik terlebih bagi anak-anak hasil pernikahan yang orang tuanya bercerai.


“Kami siap dipercaya dalam menambah wawasan dan pengalaman dalam berkeluarga tanpa dipungut biaya alias semuanya gratis,” pungkasnya.


Masyarakat yang hendak berkonsultasi dapat langsung mengisi link https://bit.ly/konsultasikeluarga. Dapat pula dilakukan dengan menghubungi nomor 0813-4648-5194.


Matraman Terbaru