• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 5 Desember 2022

Matraman

Kiai Marzuki Ingatkan Pentingnya Menjaga Akidah dan Agama

Kiai Marzuki Ingatkan Pentingnya Menjaga Akidah dan Agama
KH Marzuki Mustamar Ketua PWNU Jawa Timur saat acara pelantikan pengurus MWCNU Pulung Kabupaten Ponorogo masa Khidmat 2022-2027, Rabu (23/03/2022). (Foto: NOJ/ Abdul Azis Fatkhurrohman)
KH Marzuki Mustamar Ketua PWNU Jawa Timur saat acara pelantikan pengurus MWCNU Pulung Kabupaten Ponorogo masa Khidmat 2022-2027, Rabu (23/03/2022). (Foto: NOJ/ Abdul Azis Fatkhurrohman)

Ponorogo, NU Online Jatim
KH Marzuki Mustamar Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengingatkan pentingnya menjaga akidah dan agama. Menurutnya, perkembangan teknologi yang tidak lagi dapat dibendung membuat masyarakat secara umum mudah mengakses segala informasi, termasuk ilmu agama.
 

Karenanya, perlu kewaspadaan sebab penyelewengan akidah bisa dengan mudah dilakukan melalui penyebaran informasi di tengah perkembangan teknologi.
 

“Bagi pribadi atau masyarakat awam harus berhati-hati dalam mengakses ilmu yang bertebaran di internet. Kita harus pandai-pandai menyaring hal tersebut, dengan membentengi keluarga masing-masing, dengan misi menjaga agama dan akidah ahlu sunnah wal jama’ah,“ tutur Kiai Marzuki saat acara pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo masa Khidmat 2022-2027, Rabu ( 23/03/2022).
 

Saat acara yang digelar di aula Kantor Desa Pulung itu, Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang itu juga menyampaikan bahwa generasi muda yang menjadi ujung tombak peradaban harus dijaga dari susupan ideologi radikal, yang gampang menghujat serta menuduh orang lain kafir di luar paham golongan mereka.
 

Baginya, menjaga calon penerus NU di masa depan. “ Ini bukan soal kefanatikan terhadap NU, tapi dalam rangka menjaga akidah serta melestarikan ajaran Rasulullah SAW, kita harus sama-sama mengawal dari tingkat paling bawah yaitu keluarga masing-masing,“ imbuhnya.
 

Pasca dilantik, Ketua MWC NU Kecamatan Pulung, Kiai Nur Hasan mengajak seluruh pengurus baru untuk membangun kesadaran dalam berkhidmah kepada umat melalui Nahdlatul Ulama.
 

“Mari kita bangun kepengurusan yang solid untuk bersama-sama mengabdi kepada NU,“ katanya.
 

Lebih lanjut ia memaparkan, setidaknya ada tiga progam yang menjadi prioritas pada pengurusan kali ini.
 

 

Di antara tiga poin tersebut yakni menggiatkan serta mengawal seluruh ranting di wilayah Kecamatan Pulung yang notabene lebih banyak berkecimpung di tingkat akar rumput. Selain itu revitalisasi amaliah dan tradisi NU. Serta mendorong kemandirian NU, baik secara jamaah maupun organisasi.  
 

Penulis: Abdul Azis Fatkhurrohman


Editor:

Matraman Terbaru