• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Matraman

Mengenang Ny Hj Basyiroh, Sang Aktivis Perempuan Sejati

Mengenang Ny Hj Basyiroh, Sang Aktivis Perempuan Sejati
Tangkapan layar acara tahlil virtual yang diadakan PP IPPNU, Rabu (20/01/2021). (Foto: NOJ/ Madchan Jazuli).
Tangkapan layar acara tahlil virtual yang diadakan PP IPPNU, Rabu (20/01/2021). (Foto: NOJ/ Madchan Jazuli).

Trenggalek, NU Online Jatim

Banyak kenangan dan pesan dari sosok Nyai Hj Basyiroh salah satu pendiri Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang kemarin wafat pada 19 Januari 2021 pukul 20.50 WIB di RSNU Tuban. Diantaranya disampaikan Ketua Majelis Alumni (MA) IPPNU Hj Safira Machrusah dalam acara Tahlil Virtual yang diselenggarakan Pimpinan Pusat (PP) IPPNU, Rabu (20/01/2021).

 

"Ketika Ibu Nyai Hj Basyiroh menjadi nara sumber yang diminta untuk memberikan pesan-kesan terhadap Nyai Hj Umroh Mahfudzoh, disitu saya menyaksikan, mendengar, melihat, hingga usia lanjutnya daya ingatnya masih sangat  tajam. Terlihat pula intonasinya menunjukkan bahwa beliau adalah aktivis perempuan sejati," ungkapnya.

 

Rosa, panggilan akrab Hj Safira Machrusah menuturkan, pertama kali bertemu secara fisik dengan Ny Basyiroh menjelang masa akhir jabatan di kepengurusan Pimpinan Pusat IPPNU.

 

"Yang menarik disitu beliau sangat mengingat perjalanan, mulai pendirian IPPNU sampai kemudian menjadi Ketua IPPNU bersama-sama berjuang bersama Hj Umroh Mahfudzoh. Bersama rekan-rekanita pada masa 10 tahun setelah kemerdekaan, jadi ini sesuatu yang luar biasa," papar lulusan dari The Australian National University, Canberra, Australia ini.

 

Ia juga bercerita tentang pengalamannya terakhir bertemu Ny Basyiroh. "Pada bulan November hal yang terus terang belum pernah saya dengar. Karena salah satu tesis saya mengenai tokoh muslimat. Informasi tentang semua kgiatan muslimat, dan sebagai pendiri IPPNU. Disitu Bu Nyai Basyiroh ternyata menyampaikan hal yang sangat bagus dan fundamental untuk perubahan beberapa sejarah IPPNU," kata perempuan sekaligus Kedubes RI di Aljazair ini.

 

Dalam acara kesempatan yang sama, Ketua Umum PP IPPNU, Nurul Hidayatul Ummah turut berbela sungkawa yang mendalam atas wafatnya Ny Hj Basyiroh Zawawi. Oleh karena itu mengadakan acara tahlil virtual.

 

"Sebagai pengingat kita saling mendoakan, mengingat jasa-jasa beliau yang telah mendirikan IPPNU. Menjadi tugas kita meneruskan kiprah kita, membesarkan IPPNU khususnya. Mudah-mudahan dapat difahami rekan-rekanita bisa menyaksikan dan melaksanakan doa dengan khusuk dan doa kita diterima," pesan Nurul.

 

 

Menurutnya, Ny Basyiroh selalu berpesan untuk tetap berkhidmah di NU dengan situasi dan kondisi apapun. NU besar karena ada kader yang militan.

 

"Anak muda sebagai tonggak NU. Mari kita bersama-sama, doakan beliau, semoga beliau diterima semua amalnya," pungkas perempuan penerima beasiswa penuh S2 dari Kementerian Agama ke University of Leicester, Inggris ini.

 

Penulis: Madchan Jazuli

Editor: Romza


Editor:

Matraman Terbaru