• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Matraman

Meriahnya Harlah ke-72 Fatayat NU di Dagangan Madiun

Meriahnya Harlah ke-72 Fatayat NU di Dagangan Madiun
Kader Fatayat NU Dagangan, Kabupaten Madiun, mengikuti kegiatan Harlah ke-72 Fatayat NU. (Foto: NOJ/Mirna Nur Asyiah)
Kader Fatayat NU Dagangan, Kabupaten Madiun, mengikuti kegiatan Harlah ke-72 Fatayat NU. (Foto: NOJ/Mirna Nur Asyiah)

Madiun, NU Online Jatim

Dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) ke-72 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU),  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Dagangan, Kabupaten Madiun, menggelar kegiatan khatmil Qur'an, buka bersama dan pemotongan tumpeng serta kue  yang dibagikan antaranggota Fatayat NU Dagangan.


Rangkaian tersebut diawali dengan kegiatan khatmil Qur’an yang dilaksanakan pada Rabu (27/04/2022). Kegiatan ini dihadiri juga oleh Khamami, Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Dagangan yang memberikan sambutan pada acara tersebut.


"Kita sebagai orang tua perlu memberi  makanan untuk jiwa kita maupun untuk ruh anak-anak kita dengan tidak melupakan jasa guru-guru kita, terutama guru yang mengajarkan kita, dengan mendoakan atau berkirim al-Fatihah kepada beliau-beliau yang telah mengajarkan kita," kata Khamami.


Rangkaian Harlah tersebut diawali  dengan kegiatan membaca Al-Qur'an serentak satu juz masing-masing yang selanjutnya ditutup dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Tumpeng dan kue tersebut sebagai simbol ulang tahun Fatayat NU yang ke-72, terhitung sejak berdirinya pada tanggal 24 April 1950.


Kemudian dilanjutkan  dengan buka bersama yang diikuti oleh seluruh anggota PAC Fatayat NU dan anggota Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Dagangan.


Nur Azizah Rohmah selaku Ketua PAC Fatayat NU Dagangan menyampaikan harapannya agar kader Fatayat NU Dagangan sigap dalam bertindak dan berkomitmen dalam berkhidmat ke NU.


"Ke depan kader Fatayat NU harus siap menjadi kader yang milenial, sigap dalam bertindak, serta berkomitmen kuat dalam berorganisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal jama'ah," ujarnya.


Penulis: Alifia Cahya Fitriani


Matraman Terbaru