Home Metropolis Warta Pendidikan Malang Raya Pemerintahan Madura Parlemen Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Mitra Pustaka

NU Ponorogo Berharap Muktamar NU Ke-34 Dilaksanakan Normal

NU Ponorogo Berharap Muktamar NU Ke-34 Dilaksanakan Normal
Ketua PCNU Ponorogo, KH Fatchul Aziz. (Foto: NOJ/ Zen Muhammad)
Ketua PCNU Ponorogo, KH Fatchul Aziz. (Foto: NOJ/ Zen Muhammad)

Ponorogo, NU Online Jatim

Menjelang Muktamar ke-34 NU pada tanggal 23-25 Desember 2021 yang direncanakan digelar di Provinsi Lampung nanti, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo berharap dilaksanakan dengan normal. Untuk itu, diharapkan pandemi Covid-19 segera berakhir.

 

“Mudah-mudahan pelaksanaan Muktamar NU dilakukan dengan normal. Kita juga diundang secara normal,” ujar Ketua PCNU Ponorogo, KH Fatchul Azis saat ditemui NU Online Jatim di Pondok Pesantren Thoriqul Huda, Cekok Babadan, Ponorogo, Ahad (24/10).

 

Menurutnya, jika dilakukan secara normal, maka yang diundang dari Ponorogo sebanyak tujuh orang sebagaimana pelaksanaan Muktamar NU sebelumnya. “Namun, jika pandemi masih terus aktif kemungkinan yang diundang hanya Rais dan Ketua saja," ungkapnya.

 

Secara teknis, pihaknya mengaku belum menerima informasi pasti soal pelaksanaan Muktamar ke-34 NU. Antara digelar secara online, offline, ataupun hybrid. “Semoga pandemi terus melandai hingga akhirnya nol kasus,” harapnya.

 

Terkait persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar, PCNU Ponorogo telah beberapa kali melakukan konsolidasi dengan mengundang seluruh pengurus harian NU, lembaga, banom, dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) untuk membicarakan hal-hal yang akan diusulkan.

 

“Beberapa kali kami sudah melakukan konsolidasi dengan beberapa elemen NU di Ponorogo untuk membicarakan usulan yang dapat dilakukan oleh PCNU Ponorogo nantinya,” imbuhnya.

 

Selain itu, pihaknya mengaku selebihnya satu komando dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Hal itu sudah menjadi hirarki bagi NU Ponorogo untuk patuh dengan PWNU Jatim.

 

"Jadi kita ini hirarkis ya. Hirarkis tapi intinya tidak jauh dari yang diagendakan secara umum," katanya.

 

Ia pun berharap, NU di tengah usianya yang hampir satu abad benar-benar menjadi organisasi yang matang, memiliki kader yang militan dan solid, manajemen tertata rapi, serta mengusung perencanaan program yang rapi pula.

 

“Sehingga nantinya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat secara umum,” pungkasnya.

Terkait

Matraman Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

Terkini