• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 26 November 2022

Matraman

Pasca Dilantik, Fatayat NU di Trenggalek Diimbau Patuh Aturan

Pasca Dilantik, Fatayat NU di Trenggalek Diimbau Patuh Aturan
Pelantikan Pengurus PAC Fatayat NU Tugu, Trenggalek. (Foto: NOJ/Uliya)
Pelantikan Pengurus PAC Fatayat NU Tugu, Trenggalek. (Foto: NOJ/Uliya)

Trenggalek, NU Online Jatim
Sejumlah Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Tugu, Trenggalek dilantik pada Ahad (24/07/2022). Kegiatan itu berlangsung di Aula Yayasan Pondok Pesantren Qomarul Hidayah, Gondang, Tugu, Trenggalek. 

 

Idamatul Khoiriyah, Sekretaris PC Fatayat NU Trenggalek menyampaikan apresiasi terhadap Fatayat NU Tugu yang sangat istimewa, karena berada di wilayah salah satu pesantren terbesar dan tertua di Trenggalek, yakni Qomarul Hidayah. 

 

"Maka kita patut berbangga menjadi bagian dari Fatayat NU yang dekat dengan pesantren," katanya.

 

Perempuan yang akrab disapa Ning Ida itu berpesan kepada para pengurus agar selalu berpegang teguh terhadap aturan organisasi dan membangun relasi yang baik dengan Nahdlatul Ulama. 

 

"Fatayat NU adalah banom. Apapun organisasinya, itu pasti peraturan dasar dan peraturan rumah tangga. Kita harus taat kepada aturan yang berlaku," terangnya.

 

Hal tersebut bertujuan untuk mengawal citra diri, tujuan, visi dan misi Fatayat NU secara umum yang harus diwujudkan.

 

"Semuanya sudah tertuang di sana. Kita yang harus mau untuk mempelajarinya sehingga menjadi paham dan dapat mengamalkannya," ungkapnya.

 

Ning Ida juga mengingatkan kembali filosofi lambang melati putih pada logo Fatayat NU yang berarti di setiap gerak langkahnya selalu dalam bimbingan dari dua unsur, yaitu NU dan Muslimat NU. Sehingga diharapkan bisa bersinergi dengan keduanya.

 

"Banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya sering sowan untuk memohon bimbingan dan arahan," ujarnya.

 

Selanjutnya Ning Ida memotivasi para pengurus bahwa nantinya Fatayat NU harus menarik bagi masyarakat, terutama perempuan muda di sekitar. "Sebisa mungkin Fatayat NU menjadi wajah citra diri perempuan," pungkasnya. 


Matraman Terbaru