• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 29 November 2022

Matraman

Webinar Fatayat NU Pacitan, Ungkap Peran Literasi Digital bagi Perekonomian

Webinar Fatayat NU Pacitan, Ungkap Peran Literasi Digital bagi Perekonomian
Tangkap layar Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan PC Fatayat NU Kota Pacitan. (Foto: NOJ)
Tangkap layar Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan PC Fatayat NU Kota Pacitan. (Foto: NOJ)

Pacitan, NU Online Jatim

Pengelola Data Layanan Informasi dan Edukasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan, Wira Swatika mengatakan, pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir telah memberikan dampak yang luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi.

 

“Perekonomian yang paling terdampak Covid-19 adalah sektor rumah tangga, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), korporasi dan jasa keuangan,” ujarnya saat Webinar Literasi Digital bertema ‘Pandemi Covid-19 Momentum Kebangkitan Perempuan di Era Teknologi Digital’ yang diinisiasi Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Pacitan, Rabu (20/10).

 

Disebutkan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 2020 mengalami penurunan hingga lima persen. “Penurunan ini sangat dirasakan oleh ibu-ibu. Dampaknya sangat terasa,” katanya.

 

Ia menjelaskan, di antara penyebab penurunan ekonomi tersebut karena turunnya daya beli masyarakat, distribusi operasional yang terhambat karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), serta perubahan perilaku pasar dari offline ke online.

 

“Keadaan pandemi memaksa semuanya berubah. Turunnya permintaan masyarakat dan distribusi yang terhambat membuat kita harus mengubah cara untuk memasarkan produk. Kalau dulu, jualan donat saja orang disuruh datang, sekarang jika tidak melalui perantara online sulit lakunya,” terangnya.

 

Oleh karenanya, Wira Swatika pun membagikan tips dalam memanfaatkan media digital di bidang ekonomi, yang salah satunya adalah digunakan sebagai sarana untuk mengenalkan produk kepada khalayak ramai.

 

“Produk yang jelek, di tangan orang yang tepat bisa meledak penjualannya. Sedangkan produk yang bagus di tangan orang yang jelek bisa melemah. Makanya, para pelaku UMKM harus pandai dalam memanfaatkan peran digital ini,” imbuhnya.

 

Menurutnya, mindset yang benar dalam berjualan juga harus dimiliki agar ketika berjualan tidak hanya sekadar mengejar uang. Menolong sesama serta kehalalan produk hendaknya juga jadi titik perhatian.

 

“Mencari rezeki dengan mencari uang itu berbeda rasanya. Anggap saja, berjualan adalah salah satu aktifitas menolong yang dibayar, jadi kalau pun belum laku, kita masih bisa berbesar hati,” pungkasnya.

 

 

Diketahui, webinar tersebut diikuti oleh kader Fatayat NU Pacitan yang mayoritas adalah ibu rumah tangga.


Matraman Terbaru