• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 5 Juli 2022

Metropolis

Alhamdulillah Nahdliyin, Distribusi Listrik untuk Madura Normal Lagi

Alhamdulillah Nahdliyin, Distribusi Listrik untuk Madura Normal Lagi
Petugas PLN memperbaiki penghantar 150 Kv Ujung-Bangkalan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Petugas PLN memperbaiki penghantar 150 Kv Ujung-Bangkalan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Warga dan Nahdliyin di Pulau Madura kini tidak akan gelap-gelapan lagi. Hal itu setelah pihak PLN merampungkan perbaikan pada penghantar 150 kV Ujung-Bangkalan yang selama seminggu lebih jadi musabab gangguan.


"Alhamdulillah, pagi ini saya dapat berita dari GM UID PLN UID Jatim Pak Lasiran  bahwasanya per hari ini, Senin, 7 Maret 2022, pukul 03.07 WIB pasokan listrik telah kembali pulih 100 persen. Sehingga pada saat ini seluruh masyarakat Madura telah menikmati listrik kembali," kata Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, dalam keterangan tertulisnya.


Terkait hal tersebut, Khofifah mengucapkan syukur sekaligus berterima kasih kepada PLN atas kerja kerasnya memulihkan pasokan listrik yang sempat terganggu tersebut. Ketua Umum PP Muslimatu NU itu juga berterima kasih kepada masyarakat atas kesabarannya menunggu proses pemulihan tersebut.


"Terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat Madura yang telah bersabar hingga pasokan listrik kembali normal. Insya Allah, supply listrik untuk masyarakat selalu terjaga. Semoga semua aktifitas kembali normal seperti semula," ujar alumni PMII Unair itu.


Menurut Khofifah, gangguan pasokan listrik yang sempat terjadi seminggu kemarin menjadi  pembelajaran bagi semua pihak. Termasuk kepada masyarakat akan pentingnya listrik dalam kehidupan sehari-hari.


Untuk itu, Khofifah senantiasa mengingatkan kepada masyarakat untuk dapat menggunakan listrik dengan bijak. Yakni dengan menghemat penggunaan listrik baik di sektor rumah tangga maupun industri.


"Dengan menghemat listrik, maka kita ikut menjaga agar energi listrik yang kita miliki bisa dinikmati hingga anak cucu kelak. Sekaligus kita ikut berperan dalam menjaga ekosistem alam dan lingkungan. Selain itu, kita juga bisa menghemat pengeluaran untuk pembayaran listrik," pungkasnya.


Memang, sejak Sabtu (26/02/2022) pekan lalu, terjadi pemadaman listrik bergilir di seluruh Pulau Madura. Saat NU Online Jatim pada Kamis malam pekan lalu, lampu rumah warga dan PJU di banyak titik sepanjang perjalanan dari Bangkalan hingga Sumenep padam. “Sekarang sudah hidup,” kata Rahmat Fajar, warga Gapura, Sumenep.


Metropolis Terbaru