• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Metropolis

Ansor Rutin Adakan Akreditasi Hingga Ranting, Ini Fungsinya

Ansor Rutin Adakan Akreditasi Hingga Ranting, Ini Fungsinya
Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo saat rakor, Selasa (13/ 10/ 2020) malam. (Foto : NOJ/ Yuli Riyanto).
Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo saat rakor, Selasa (13/ 10/ 2020) malam. (Foto : NOJ/ Yuli Riyanto).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Gerakan Pemuda (GP) Ansor telah membuktikan sebagai organisasi  kepemudaan yang tidak lekang oleh zaman. Kiprah GP Ansor dalam kehidupan berbangsa dan bernegara telah terbukti nyata dan tercatat dalam tinta emas sejarah bangsa Indonesia.

 

Seiring dengan perkembangan zaman, GP Ansor harus mampu beradaptasi pada era revolusi industri 4.0 saat ini dengan berbagai tantangan sekaligus peluang yang harus dihadapi.

 

Disinilah pentingnya penataan kelayakan organisasi GP Ansor disemua tingkatan secara berkala, salah satunya dengan jalan akreditasi organisasi.

 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Mereka menggelar rapat koordinasi internal terkait penyusunan berkas administrasi kegiatan yang telah dilaksanakan, sebagai syarat untuk mengikuti akreditasi.

 

Moh Winarto, Ketua PR GP Ansor Jumputrejo, dalam sambutannya menyampaikan fungsi akreditasi yang wajib diikuti oleh ranting setiap 1 tahun sekali. Sekaligus sosialisasi hasil rapat pimpinan bersama Pengurus Harian (PH) Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Sukodono beberapa waktu lalu. 

 

“Kegiatan yang telah kita lakukan nantinya akan dituangkan dalam akreditasi yang fungsinya antara lain untuk mengetahui kelayakan dan kinerja organisasi dengan mengacu pada indikator-indikator yang telah ditentukan secara proporsional,” katanya, Selasa (13/10/ 2020) malam.

 

Yang kedua sebagai pertanggung jawaban kegiatan organisasi sesuai dengan visi dan misi GP Ansor, serta guna meningkatkan kualitas dan kinerja organisasi.

 

Lebih lanjut, Winarto memaparkan bahwa hasil akreditasi ranting nantinya juga akan berpengaruh pada hak suara dalam forum konferensi.

 

“Pimpinan ranting yang mendapatkan akreditasi A, diberikan tambahan 1 hak suara pada forum konferensi dan ketua petahana diberikan hak untuk mencalonkan kembali menjadi ketua sepanjang memenuhi syarat,” paparnya.

 

Selanjutnya, bagi ranting yang mendapatkan akreditasi B, diberikan hak suara pada forum konferensi. Sedangkan ranting yang mendapatkan akreditasi C, diberikan sanksi kehilangan hak suara pada forum konferensi. Berikutnya, bagi ranting yang mendapatkan akreditasi D diberikan sanksi berupa pembekuan.

 

Dirinya berharap segenap pengurus dan anggota PR GP Ansor Jumputrejo untuk mendukung dan menyukseskan akreditasi tersebut. “Akreditasi ini sangat penting untuk menentukan organisasi ranting kita ini masih layak atau tidak, oleh karena itu kita berkumpul pada malam hari ini untuk mempermudah dalam proses penyusunannya. Kami mohon sahabat-sahabat untuk membantu memenuhi data atau informasi jika diminta sahabat sekretaris,” tegasnya.

 

 

Saat ditemui NU Online Jatim, Moh Winarto mengungkapkan bahwa tahun sebelumnya, PR GP Ansor Jumputrejo memperoleh nilai akreditasi A dan menjadi ranting terbaik di Kecamatan Sukodono. Pada tahun ini, ia optimis bisa mempertahankan predikat tersebut.

 

“Kami siap menjalani akreditasi, karena kegiatan PR GP Ansor Jumputrejo cukup banyak dan hampir semuanya tercatat dan terdokumentasi dengan baik. Kegiatan yang kita laksanakan diantaranya rutinan Rijalul Ansor, PAM tahlil orang meninggal, shalat Ied, juga PAM posko Banser dan posko chek point desa selama PSBB,” ungkapnya.

 

Lebih jauh, Winarto menjelaskan, PR GP Ansor Jumputrejo selama pandemi Covid-19 telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Diantaranya giat Pengamanan (PAM) posko Satgas Covid-19 selama satu bulan lebih. Selain itu juga telah melaksanakan Baksos penyemprotan disinfektan ke masjid, mushalla, dan rumah warga.

 

“Kami bergabung dengan Satgas Covid-19 NU ranting juga telah menyalurkan sembako bagi warga yang terdampak Covid-19, serta mengirimkan bantuan bahan pangan dan santunan uang lauk-pauk bagi warga yang yang sedang isolasi mandiri di rumahnya,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Sidoarjo, H Rizza Ali Faizin, saat dikonfirmasi NU Online Jatim secara terpisah menyampaikan apresiasi kepada NU Online dan NU Online Jatim yang telah banyak membantu mempublikasikan kegiatan-kegiatan GP Ansor di Kabupaten Sidoarjo.

 

Diterangkannya, bahwa akreditasi tersebut sebagai syarat penting dalam keikutsertaan Konferensi Cabang (Konfercab) GP Ansor Sidoarjo yang rencananya akan dihelat pada 22 November 2020 mendatang.

 

“Akreditasi merupakan tolak ukur pencapaian setiap periodesasi, PC GP Ansor Sidoarjo sudah sekian kalinya masih bertahan mendapatkan nilai akreditasi A, dan sekitar 70% PAC dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo sudah mendapatkan akreditasi A. Kadang di level ranting ada yang memiliki kesulitan tersendiri untuk mengikuti akreditasi,” tuturnya.

 

Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo tersebut menambahkan, berkaitan dengan akreditasi, dirinya teringat pepatah para senior sahabat Ansor terdahulu, yaitu “lakukan apa yang kamu tulis dan tulis apa yang kamu lakukan”. Kalau melihat borang atau penilaian yang ada dalam akreditasi, PAC dan ranting Ansor se-Kabupaten Sidoarjo sudah melakukannya

 

“Tinggal sekarang dilakukan akreditasi bukti administrasinya. Saya berharap akreditasi ini diikuti dengan seksama dan dimaksimalkan, apa yang sudah dikerjakan silahkan dituliskan serta dilaporkan. Harapan kami semuanya mendapatkan nilai yang bagus, sehingga saat konferensi nanti semuanya bisa ikut menjadi peserta penuh, walaupun ada keterbatasan karena konferensi di masa pandemi,” ujarnya.

 

Rapat koordinasi bertempat di rumah Moh Winarto di Dusun Beciro, Desa Jumputrejo. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus harian dan anggota Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ranting setempat dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

 

Editor : Romza


Editor:

Metropolis Terbaru