• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Metropolis

Banser di Sidoarjo Pastikan Shalat Id Lancar dan Taati Prokes

Banser di Sidoarjo Pastikan Shalat Id Lancar dan Taati Prokes
Banser memastikan Prokes dijalankan pada pelaksanaan shalat Id. (Foto: NOJ/S Akbar)
Banser memastikan Prokes dijalankan pada pelaksanaan shalat Id. (Foto: NOJ/S Akbar)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Dalam sidang itsbat yang digelar Rabu (12/05/2021, pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1442  H. Dengan demikian, shalat Idul Fitri dilaksanakan keesokan harinya.

 

Terkait pelaksanaan shalat Idul Fitri, pemerintah memberikan panduan bahwa kawasan yang berada di zona hijau tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

 

Hal tersebut sebagaimana dilakukan masjid Al-Abror di Dusun Kates, Desa Wangkal, Kecamatan Krembung Sidoarjo. Selain menjalankan Prokes 5 M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, juga memfasilitasi penerapan protokol kesehatan. Seperti menyediakan masker, handsanitizer, thermogun dan imbauan Prokes di beberapa titik masjid setempat. 

 

Hal yang menarik dalam pelaksanaan shalat Id di masjid tersebut adalah penjagaan keamanan dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

 

Salah satu Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor Krembung, Moh Taufik yang juga koordinator aksi pengamanan shalat Id mengatakan bahwa Ansor dan Banser harus terlibat aktif di semua kegiatan terutama terkait keagamaan. 

 

"Maka saya mengajak Banser Wangkal ikut ngepam menjaga keamanan saat shalat Idul Fitri dan juga membantu pemerintah desa dalam mendukung pencegahan Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan," katanya, Kamis (13/05/2021).

 

Sementara takmir masjid Al Abror Ainur Rofiq menuturkan bahwa pelaksanaan shalat Id tetap mematuhi protokol kesehatan seperti yang ditetapkan pemerintah.

 

"Karena ini adalah anjuran dari pemerintah, ya kita harus melaksanakannya, apalagi yang menjadi khatib adalah Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, tentu juga memantau dan melihat langsung kondisi jamaah di sini," tuturnya.

 

Dalam khatbahnya, H Usman yang juga Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo mengajak jamaah agar memaknai Idul Fitri sebagai momentum meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Yang juga tidak dapat dipisahkan adalah menjadikan manusia yang memberi manfaat terhadap sesama. 

 

"Mari kita jadikan Idul Fitri sebagai ladang saling memaafkan, menyayangi dan melindungi terhadap sesama. Terutama kaum lemah yang butuh bantuan dan pertolongan dari saudaranya," papar dia.

 

Editor: Syaifullah


Editor:

Metropolis Terbaru