• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Metropolis

Cara Ponpes Alkarimi Gresik Gelar Wisuda Kelas Akhir Saat Pandemi

Cara Ponpes Alkarimi Gresik Gelar Wisuda Kelas Akhir Saat Pandemi
Pelaksanaan silaturahim dan muwadda'ah kelas akhir MTs Alkarimi Gresik. (Foto: NOJ/M Syafik Hoo).
Pelaksanaan silaturahim dan muwadda'ah kelas akhir MTs Alkarimi Gresik. (Foto: NOJ/M Syafik Hoo).

Gresik, NU Online Jatim

Kelulusan peserta didik merupakan suatu kebanggaan bagi siswa-siswi di setiap lembaga pendidikan. Hal yang sama pasti dirasakan orang tua wali yang menyambutnya dengan rasa gembira.

 

Namun demikian, di masa pandemi Covid-19 penyelenggaraan Muwadda’ah atau wisuda kelas akhir di suatu lembaga pendidikan mesti diselenggarakan sesuai dengan protokol kesehatan.

 

Seperti yang dilakukan oleh Yayasan Pondok Pesantren Alkarimi Tebuwung, Gresik dalam kegiatan haflah akhir sanah tahun 2021. Wisuda kelas akhir di yayasan setempat dilaksanakan secara bergiliran setiap unit pendidikan, mulai TK, MI, MTs, SMP Ma’arif, MA, SMA, dan SMK Alkarimi.

 

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Alkarimi, KH Murtadlo Abdullah mengatakan, dalam situasi pandemi hendaknya patuh dengan instruksi pemerintah untuk melaksanakan kegiatan dengan protokol kesehatan. Hal ini untuk menghindari dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

 

“Alhamdulillah, semua pelaksanaan haflah dan wisuda kelas akhir di yayasan kami dilaksanakan sesuai prokes," ujarnya saat memberikan sambutan dalam haflah dan wisuda kelas akhir MTs Alkarimi, di aula sekolah setempat, Sabtu (19/06/2021).

 

Ia pun menambahkan, walaupun situasi pandemi seperti ini hendaknya orang tua wali siswa tetap semangat dalam menyekolahkan anaknya ke jenjang berikutnya.

 

“Karena ketika sudah diniatkan untuk membiayai anak dalam pendidikan, Insya Allah akan dimudahkan rezekinya,” jelasnya.

 

Dirinya mencontohkan, bahwa orang bisa kuliah tidak hanya dialami oleh orang daerah perkotaan saja, akan tetapi juga dialami di pedesaan. Hal ini menurutnya, karena dibarengi dengan niat dan usaha yang sungguh-sungguh, baik orang tua ataupun anaknya.

 

“Saya ingin berpesan, hendaknya orang tua dalam membiayai pendidikan anaknya diniatkan sebagai investasi akhirat dan menjadi amal jariyah baginya,” ungkapnya.

 

Hal senada disampaikan KH Abd Muhshi, pengasuh Pondok Pesantren Alkarimi. Disebutkan bahwa, membiayai anak dalam hal pendidikan merupakan ladang amal di akhirat.

 

 

“Oleh karena itu, ikhtiar ini harus dijadikan motivasi bersama demi kebaikan nanti," pungkasnya.

 

Kegiatan Muwadda'ah atau wisuda kelas akhir ini diselenggarakan masing-masing unit pendidikan sejak tanggal 17-20 Juni 2021, serta hanya dihadiri oleh orang tua dan siswa.

 

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru