• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 19 Agustus 2022

Metropolis

Dua Perempuan Ini Terpilih Jadi Mahasiswi Berprestasi Umaha 2022

Dua Perempuan Ini Terpilih Jadi Mahasiswi Berprestasi Umaha 2022
Flyer dua mahasiswi berprestasi tahun 2022 di Umaha Sidoarjo. (Foto: NOJ/ ISt)
Flyer dua mahasiswi berprestasi tahun 2022 di Umaha Sidoarjo. (Foto: NOJ/ ISt)

Sidoarjo, NU Online Jatim
Dua perempuan asal Kabupaten Sidoarjo terpilih menjadi mahasiswi berprestasi di Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo tahun 2022. Keduanya ialah Dewi Rofiqoh sebagai juara 1 dan Millatuz Zahroh ditetapkan sebagai juara 2 mahasiswi berprestasi.


“Alhamdulillah, sangat senang kami mendapat penghargaan ini. Sebenarnya tidak penting mendapat apa, yang pasti senang ditetapkan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan sebagai mahasiswa berprestasi,” kata Dewi Rofiqoh kepada NU Online Jatim, Ahad (03/07/2022) malam.


Perempuan kelahiran 01 Mei 2001 itu tercatat pernah menjuarai Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Nasional 2022 dengan karya judul ‘Solusi Pelayanan Pemesanan Perawatan Kendaraan Bermotor Berbasis Aplikasi Bengkel Reparasi Online (BRO)’.


Disebutkan pula, mahasiswi S1 Program Studi Manajemen itu pada tahun 2018 juga meraih juara 3 English Skill Olimpiade (ESO) di Kabupaten Trenggalek. “Setahun setelah itu, pada 2019 masuk nominasi 5 besar lomba Kompetensi Sekolah Jawa Timur Wilayah Kerja 3,” ujarnya.


Sementara Millatuz Zahroh, yang berhasil menyebet juara 2 mahasiswi berprestasi Umaha 2022 merupakan putri dari almarhum Achmadi Manab dan almarhumah Nafikah. Mahasiswi S1 Program Studi Hukum ini mengaku bangga atas prestasi yang diraih.


“Namun, saya sedikit kecewa karena belum bisa memberikan prestasi yang terbaik untuk Fakultas Hukum. Hal itu karena kurangnya persiapan sebab informasi yang mendadak,” ujarnya.


Perempuan asal Bebekan Timur, Taman, Sidoarjo itu diketahui pernah menjadi finalis Duta Pemuda Indonesia dan finalis Duta Peradilan Indonesia.


Terkait pengetahuan Aswaja dan ke-NU an, perempuan kelahiran 31 Juli 2003 itu mengaku banyak memperoleh dari keluarganya. Dijelaskan, bahwa latar belakang keluarganya cukup kental akan ke NU-an.


“Almarhum Ayah saya pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Taman, dan saat ini kakak laki-laki menjabat sebagai Sekretaris MWCNU Taman, terangnya.


​​​​​​​Dirinya mengaku, apresiasi paling hebat ditunjukkan oleh saudar-saudaranya yang kebetulan bergelut di dunia pendidikan. “Merekalah yang membimbing dan mengarahkan saya. Dan mereka cukup bangga atas prestasi yang saya raih,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru