• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Metropolis

Gelar Makesta, Ikhtiar IPNU-IPPNU di Mojokerto Bentuk Kader Militan Berkarakter Aswaja

Gelar Makesta, Ikhtiar IPNU-IPPNU di Mojokerto Bentuk Kader Militan Berkarakter Aswaja
Pelaksanaan Makesta IPNU-IPPNU Gabungan Ranting se-Kecamatan Dlanggu, Mojokerto. (Foto: NOJ/INH).
Pelaksanaan Makesta IPNU-IPPNU Gabungan Ranting se-Kecamatan Dlanggu, Mojokerto. (Foto: NOJ/INH).

Mojokerto, NU Online Jatim

Sebagai organisasi yang berbasis kaderisasi sudah selayaknya terus melaksanakan kaderisasinya meski pandemi belum usai. Orientasinya pun tidak hanya sebagai proses kaderisasi semata, tapi yang lebih penting yaitu menumbuhkan karakter Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah bagi pelajar.

 

Semangat itulah yang mengemuka dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Dlanggu. Yakni dengan mengadakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Gabungan Ranting se-Dlanggu yang disingkat ‘Mangan Randu’.

 

Kegiatan yang mengusung tema ‘Menumbuhkan Ideologi Aswaja dan An-Nahdliyah sebagai Karakter Pelajar Era Milenial’ ini dipusatkan di Madrasah Aliyah (MA) Al-Istiqomah, Dusun Mojo Desa Mojokarang Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto, Sabtu-Ahad (26-27/06/2021).


Ketua PAC IPNU Dlanggu, Adi Suwandani mengatakan, bahwa awalnya kegiatan Makesta ini diadakan secara terbatas yakni 50 peserta. Mengingat, saat ini sedang dalam masa pandemi Covid-19.

 

"Namun, karena banyaknya kader IPNU-IPPNU yang ingin mengikuti jenjang kaderisasi awal ini, akhirnya total peserta yang mengikuti sebanyak 85 peserta melebihi target,” jelas Adi.

 

Menurut Adi, peserta dibagi menjadi dua bagian. Bahkan, kegiatan pun dilaksanakan di dua tempat yang berbeda untuk menghindari penumpukan massa yang berlebihan.

 

Sementara itu, Koordinator Departemen Pengembangan Organisasi PAC IPNU Dlanggu, Mesa Mahesa mengatakan, bahwa tema tersebut menjadi harapan besar, karena para kader memang diproyeksikan memiliki karakter dimaksud.

 

"Kami mengangkat tema ini dengan tujuan untuk membentuk dan menumbuhkan generasi muda yang berkarakter Aswaja,” ungkapnya pada NU Online Jatim.

 

Ia pun menyebutkan, bahwa ciri khas Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah adalah tawassuth, ta’adul, dan tawazun. Ini adalah beberapa kata yang memiliki arti yang sangat berdekatan atau bahkan sama.

 

"Oleh karena itu, tiga komponen tersebut bisa disatukan menjadi ‘wasathiyah’,” kata Mesa Mahesa.

 

 

Acara pembukaan Makesta dihadiri oleh Ketua Yayasan Al-Istiqomah, Kepala MA Al-Istiqomah, dan Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Mojokerto. Hadir pula perwakilan badan otonom (Banom) dan lembaga NU di bawah naungan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dlanggu.

 

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru