• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 4 Desember 2022

Metropolis

Habib Luthfi Harap MATAN dan Petanesia Jadi Perekat Bangsa

Habib Luthfi Harap MATAN dan Petanesia Jadi Perekat Bangsa
Habib Luthfi saat memberi mauidhoh hasanah. (Foto: NOJ/istimewa)
Habib Luthfi saat memberi mauidhoh hasanah. (Foto: NOJ/istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim
Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Rais Aam Jam'iyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) turut menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (MATAN) Jawa Timur periode 2022-2026 dan Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Surabaya  yang digelar pada Jumat (15/07/2022).

 

Acara yang dipusatkan di Gedung Islamic Center Surabaya itu Habib Luthfi berharap MATAN dan Petanesia dapat menjadi perekat umat.

 

“Mampukah MATAN dan Petanesia menjadi perekat umat dan bangsa? Mampukah memberi contoh kepada generasi yang akan datang?,” tanya Habib Luthfi dengan nada menggelora.

 

Habib Luthfi kemudian mengatakan jika seorang sudah mempunyai rasa cinta kepada ulama maka tidak akan mengumbar menjelek-jelekkannya. Begitu pun jika sudah mencintai bangsa dan negara Indonesia tidak mungkin menjelek-jelekkan hingga negara lain tau.

 

“Kita akan menutupi kekurangan-kekurang bangsa Indonesia, bukan malah menambah hoaks,” katanya.

 

Salah satu Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu mengajak untuk berkaca dari  Sayyid Ali Rahmatullah atau Sunan Ampel yang sudah wafat ratusan tahun yang lalu masih dapat memberikan manfaat untuk masyarakat. 

 

“Bagaimana para wali ketika masuk ke Indonesia? Bagaimana beliau tau keuniversalan agama di Nusantara? Kemanfaatan para wali di Indonesia terus bisa dirasakan sampai saat ini,” terangnya.

Habib Luthfi mengungkapkan jika para wali adalah sosok yang ahli ekonomi, pertanian, dan ilmu-ilmu lain. Seperti Maulana Malik Ibrahim diangkat menjadi menteri ekonomi oleh raja yang beda agama. Bagi Habib Luthfi hal tersebut merupakan contoh yang luar biasa dari para wali.

 

“Seandainya Surabaya tidak ada Sayyid Ali Rahmatullah, Gresik tidak ada Maulana Malik Ibrahim apakah akan dikunjungi seperti saat ini? Kita rasakan ekonomi kerakyatan berjalan dan masyarakat sekitar terjamin,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Gubenur Jatim, Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya yang menuturkan rasa syukurnya karena mendapat barokah kedatangan Habib Luthfi bin Yahya dan Habib Ali Zainal Abidin. 

 

"Alhamdulillah kita kedatangan dua sosok yang mulia. Mari kita doakan Habib Luthfi dan Habib Bidin agar senantiasa sehat," ungkapnya.

 

Dirinya juga mengapresiasi atas dilantiknya PW MATAN Jawa Timur dan Petanesia Surabaya.

 

“Maka mudah-mudahan sejarah akan mencatat, hari ini para pemuda dan pemudi di Jatim menyatakan siap untuk mempertahankan keberlangsungan NKRI,” tandasnya. 


Metropolis Terbaru