• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Metropolis

Ini Rahasia Santri Sukses di Segala Aspek Kehidupan

Ini Rahasia Santri Sukses di Segala Aspek Kehidupan
Gus Ulun Nuha. (Foto: NOJ/YT)
Gus Ulun Nuha. (Foto: NOJ/YT)

Surabaya, NU Online Jatim

H Ulun Nuha, Pengurus Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membicarakan tentang rahasia santri agar dapat meraih kesuksesan dan keberkahan untuk menjalani segala aspek kehidupan. Hal ini ia ceritakan berdasarkan pengalamannya ketika menjadi santri semasa mudanya dulu.


Dalam segala keterbatasan, seorang santri tetap memiliki semangat tinggi untuk mencari ilmu. Semangat daya juang yang tinggi inilah yang nantinya akan menjadi bekal utama  untuk menghadapi masa depan.

 

"Selain itu, para santri yang berada di lingkungan pesantren telah dilatih untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi sebuah cobaan dan masalah yang datang kepadanya. Sehingga menjadikan mentalnya kuat untuk dihadapkan dengan kehidupan di kemudian hari," ujarnya dalam podcast dunia santri, Rabu (21/09/2022).


Menurutnya, saat ini banyak santri yang dapat menoreh kesuksesan dalam dunia pendidikan. Hal ini dikarenakan para santri telah dilatih tentang kerja keras yang biasa dilakukan di pondok pesantren mereka.


"Nilai-nilai kesantrian yang telah diajarkan di pesantren akan selalu melekat dalam diri seorang santri sampai kapanpun. Karena di dalam pesantren seorang santri tidak hanya dididik untuk belajar saja, melainkan harus mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diajarkan oleh para gurunya," terangnya.


Gus Ulun juga menambahkan, keberkahan pesantren juga dapat mempengaruhi masa depan seorang santri. 


"Keikhlasan, keridhaan dan petunjuk dari guru adalah kunci bagi santri sebagai pencari ilmu. Maka itulah yang akan memberi wasilah baginya untuk menjalani kehidupan di dunia dan akhirat," tutupnya.

Penulis: Muhammad Rizqy Khoirul Fatihin


Metropolis Terbaru